Warga Parungpanjang Bogor Tolak Operasional Menara BTS, Khawatir Longsor Ancam Permukiman

Iwan Setiawan
Tampak warga Lebak Ciung Parungpanjang Kabupaten Bogor tengah melayangkan protes keberadaan menara BTS yang mengakibatkan musibah longsor. (Foto : iNews Bogor.id/Iwan)

BOGOR, iNewsBogor.id - Kekhawatiran melanda warga Kampung Lebak Ciung, Desa Gorowong, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Sabtu (13/6/2026) petang.

Puluhan warga menggelar aksi protes menolak operasional sekaligus meminta evaluasi pembangunan menara BTS setelah ditemukan titik longsor di sekitar pondasi menara yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga sekitar.

Warga mendatangi lokasi menara telekomunikasi untuk menyampaikan keresahan mereka terkait kondisi tanah di sekitar bangunan menara yang mengalami longsor.

Warga menilai keberadaan menara BTS atau stasiun pemancar sinyal internet tersebut kini menjadi ancaman nyata bagi lingkungan dan permukiman warga yang berada tidak jauh dari lokasi pembangunan.

Dalam aksi tersebut, salah seorang perwakilan warga, Iyan meminta pihak terkait segera menghentikan sementara operasional menara hingga dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi pondasi dan struktur penahan tanah di area tersebut.

"Kami khawatir kalau longsornya semakin besar, pondasi menara bisa terdampak dan membahayakan rumah-rumah warga di bawahnya. Kami meminta ada tindakan nyata dari pengelola," ujar Iyan.

Senada dengan warga, Ketua BPD Desa Gorowong, Bae Mahdi, menyatakan bahwa aspirasi masyarakat akan segera ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama pemerintah desa dan pihak pengelola menara.

"Kami akan mendorong agar dilakukan evaluasi teknis dan meminta pengelola bertanggung jawab terhadap kondisi yang terjadi di lokasi tersebut," kata Bae Mahdi.

Merespons protes warga, Pemerintah Desa Gorowong langsung melakukan peninjauan ke lokasi longsor. Pemerintah desa juga berencana memanggil pihak pengelola menara seluler guna meminta klarifikasi sekaligus pertanggungjawaban atas kondisi yang dikeluhkan masyarakat.

Selain itu, pemerintah desa meminta pengelola segera melakukan perbaikan struktur penguat tanah dan langkah mitigasi untuk mencegah longsor semakin meluas.

Warga berharap pihak pengelola tidak menunda penanganan masalah tersebut, mengingat musim penghujan yang berpotensi memperparah kondisi tanah di sekitar menara dan meningkatkan risiko bagi keselamatan masyarakat.

Editor : Furqon Munawar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network