Ada 6.000 Anak Putus Sekolah di Kota Bogor, Puan: Negara Tidak Boleh Kehilangan Satu Generasi

Achmad Al Fiqri
Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti tajam temuan 6.000 Anak Tidak Sekolah (ATS) dan anak putus sekolah di Kota Bogor. Foto: Dok iNews TV

JAKARTA, iNewsBogor.id — Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti tajam temuan 6.000 Anak Tidak Sekolah (ATS) dan anak putus sekolah di Kota Bogor, Jawa Barat. Puan menilai fenomena ini harus menjadi alarm keras bagi Pemerintah bahwa tantangan pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia telah memasuki babak baru yang memprihatinkan.

Menurut Puan, persoalan pendidikan saat ini tak lagi sebatas ketersediaan gedung sekolah, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), atau akses belajar. Tantangan terbesar saat ini justru menjaga motivasi dan keyakinan anak bahwa pendidikan adalah jalan utama membangun masa depan.

"Negara sedang menghadapi tantangan dalam menjaga mimpi dan cita-cita generasi mudanya. Jika kondisi ini dibiarkan, yang hilang bukan hanya kesempatan belajar seorang anak, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang akan menentukan masa depan Indonesia," ujar Puan Maharani.

Fenomena Krisis Kemauan Anak dan Angka Nasional

Puan menyoroti temuan Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FKBM) Kota Bogor yang menyebutkan bahwa fenomena putus sekolah di wilayah tersebut bukan didominasi faktor biaya atau akses, melainkan rendahnya kemauan anak untuk bersekolah. Sebagai contoh, dari 141 data ATS di Kelurahan Tegallega, hanya 35 anak yang bersedia kembali masuk lembaga pendidikan.

Secara nasional, data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menunjukkan angka yang mengkhawatirkan. Jumlah ATS di Indonesia kini menembus 3,96 juta anak. Rinciannya meliputi 1,91 juta anak Belum Pernah Bersekolah (BPB), 986 ribu anak Drop Out (DO), serta 1,06 juta anak Lulus Tidak Melanjutkan (LTM).

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network