CIBINONG, iNewsBogor.id - Para aktivis yang tergabung dalam Forum Alumni BEM Bogor rAYA (FABEM) menggelar aksi unjuk rasa guna menyikapi maraknya praktek korupsi di Kabupaten Bogor, yang dianggap dalam kondisi darurat. Oleh karena itu mereka menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera bergerak untuk menyeret semua aktor yang terlibat termasuk para petinggi di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab Bogor).
Koordinator aksi, Ridwan menyebut sejumlah kasus korupsi yang tengah ditangani KPK harus segera diatasi dan ditangkap dalang utamanya jangan sampai KPK dianggap telah masuk angin karena tidak segera bertindak.
Ridwan menyebut kasus korupsi RSUD Parung dan aset daerah yang dijadikan rumah makan. Hingga kini tidak jelas sudah sampai mana penanganan kasusnya belum lagi kasus terakhir yang menyusul OTT KPK.
"Kabupaten Bogor sudah darurat Korupsi harus segera ada tindakan tegas KPK jangan sampai masuk angin. Korupsi RSUD Parung, aset daerah yang jadi rumah makan belum lagi kasus" korupsi yang lain. KPK jangan masuk angin segera tangkap aktor intelektualnya termasuk para petinggi di lingkungan Pemkab Bogor," tugasnya pada iNewsBogor id, Jumat (18/9/2026) sore.
Dalam aksi unjuk rasa yang diikuti puluhan aktivis, selain orasi para aktivis juga menyertakan spanduk dan banner bertuliskan berantas korupsi di Kabupaten Bogor juga tulisan kecaman pada KPK yang dianggapnya masuk angin dalam penanganan korupsi di lingkungan Kabupaten Bogor mengingat kader pemimpinya dari unsur penguasa Partai Gerindra.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
