JAKARTA, iNewsBogor.id – Tim peneliti Program Studi S-1 Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ), menggelar sosialisasi sekaligus implementasi pendidikan lingkungan berbasis prinsip Adiwiyata kepada siswa kelas VI SDN Rorotan 01, Jakarta Utara. Program ini bertujuan membangun karakter peduli lingkungan sejak usia dini melalui pembelajaran yang kontekstual.
Kegiatan dipimpin oleh Sukma Laksita Rahma, S.T., M.Ling., bersama tim mahasiswa peneliti. Program tersebut mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah sebagai bagian dari upaya mewujudkan SDN Rorotan 01 menjadi Sekolah Adiwiyata.
Kepala SDN Rorotan 01, Arif Sudaryanto, S.Pd.SD., bersama guru wali kelas VI menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan lingkungan merupakan langkah strategis untuk membentuk budaya sekolah yang peduli terhadap kelestarian alam.
Ketua tim peneliti, Sukma Laksita Rahma, mengatakan pendidikan lingkungan perlu diberikan sejak sekolah dasar karena masa tersebut merupakan periode penting dalam pembentukan karakter anak.
Tampak para siswa SDN Rorotan 1 Jakarta Utara, tengah mendapatkan edukasi dsti para peneliti UNJ lewat pendekatan modul lingkungan kontekstual. (Foto : Istimewa)
"Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi pelajar agar kepedulian terhadap lingkungan semakin optimal, terutama karena usia sekolah dasar adalah masa keemasan untuk pembentukan karakter yang akan terbawa hingga dewasa," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, tim peneliti terlebih dahulu melakukan pre-test guna mengukur tingkat pengetahuan dan perilaku siswa sebelum mengikuti pembelajaran. Selanjutnya, siswa menerima Modul Pendidikan Lingkungan yang disusun secara kontekstual sesuai kondisi Jakarta Utara yang memiliki kerawanan banjir.
Modul tersebut dirancang agar materi lingkungan dapat diterapkan dalam pembelajaran sehari-hari, membiasakan perilaku ramah lingkungan di sekolah, sekaligus mendorong siswa melakukan aksi nyata di lingkungan rumah masing-masing.
Penelitian ini menggunakan desain one-group pretest-posttest untuk mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa setelah mengikuti rangkaian pembelajaran. Hasil evaluasi nantinya diharapkan menjadi dasar pengembangan pendidikan lingkungan yang lebih efektif di sekolah dasar.
Kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan pihak sekolah diharapkan mampu menciptakan budaya sekolah yang berkelanjutan sekaligus mendukung terwujudnya generasi muda yang memiliki tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Skema Penelitian Dasar Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Tahun 2026. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4, yaitu Pendidikan Berkualitas melalui penguatan pendidikan karakter berbasis lingkungan.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
