Salah satu kelas yang menarik perhatian adalah Oshibana, seni membuat karya menggunakan bunga dan dedaunan yang dikeringkan melalui teknik press.
Dalam kelas tersebut, peserta diperkenalkan dengan teknik dasar sebelum mencoba membuat karya menggunakan material tumbuhan yang telah disediakan.
Oshibana berasal dari bahasa Jepang, yakni oshi yang berarti ditekan dan bana yang berarti bunga. Teknik tersebut memungkinkan bunga dan daun yang dikeringkan tetap mempertahankan bentuk serta warna alaminya untuk kemudian disusun menjadi karya seni.
Meski terlihat sederhana, prosesnya membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Peserta harus memperhatikan komposisi serta menyusun material tumbuhan dengan cermat agar menghasilkan karya yang menarik.
Pengalaman tersebut dirasakan peserta Kampung Inggris LC, Aurora (15), saat mengikuti kelas di Gedung Samida, Kebun Raya Bogor, pada 4 Juli 2026.
“Saya tertarik sekali dengan kelas ini karena baru pertama kali ikut. Sebenarnya saya juga suka hal-hal seni visual dan estetika bunga,” kata Aurora.
Peserta lainnya, Arsyad, menilai kegiatan tersebut bukan hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga melatih konsentrasi dan kreativitas.
“Saya tertarik ikut karena ingin mencari kegiatan positif yang bisa melatih fokus dan kreativitas. Seni Oshibana ini unik dan berbeda dari kerajinan tangan pada umumnya,” ujarnya.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
