Aktivitas truk tambang di kawasan Parung Panjang selama ini menjadi sorotan warga. Selain dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, kendaraan berat tersebut juga dikeluhkan karena menimbulkan debu pekat.
"Sering kecelakaan bang. Warga ketabrak truk tambang karena sopir gak tau aturan dan semaunya," ujar warga yang enggan menyebut identitas pada iNewsBogor id.
Warga Jagabaya sebelumnya bahkan menggelar aksi unjuk rasa untuk menyampaikan keresahan mereka terhadap aktivitas truk tronton yang melintas di wilayah tersebut.
Warga meminta pemerintah dan aparat melakukan pengawasan secara konsisten, khususnya terhadap kepatuhan kendaraan tambang terhadap aturan jam operasional.
Kapolsek Parung Panjang Kompol Muhammad Taufik mengatakan, petugas gabungan akan terus melakukan pengawasan terhadap kendaraan tambang yang melintas di wilayah Parung Panjang.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
