Lebih dari Sekadar Destinasi, EIGER Nature Bawa Semangat Baru Restorasi Alam Puncak

Vitrianda Hilba Siregar
EIGER Nature yang sebelumnya dikenal sebagai EIGER Adventure Land terus melangkah membawa semangat baru.Foto: ist

BOGOR, iNewsBogor.id - Menjelang pembukaan untuk masyarakat umum di kawasan Puncak, EIGER Nature yang sebelumnya dikenal sebagai EIGER Adventure Land terus melangkah membawa semangat baru.

Transformasi ini menjadi ruang untuk memperdalam visi yang telah digagas sejak awal, yaitu menghadirkan sebuah destinasi ekowisata yang menyatu harmonis dengan keindahan alam, kekayaan budaya, petualangan, upaya konservasi, hingga pemberdayaan warga sekitar.

Perjalanan ini mencatatkan babak penting ketika pemerintah secara resmi menerbitkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 2889 Tahun 2025 pada tanggal 22 November 2025 mengenai pencabutan sanksi administratif.

Langkah ini menjadi bagian integral dari proses panjang penataan dan pengembangan kawasan agar berjalan semakin baik.

Sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan dan arahan pemerintah pusat maupun daerah, PT Eigerindo MPI menempuh seluruh prosedur administratif yang diperlukan. Setelah melakukan pembenahan sesuai arahan verifikasi di lapangan, proses ini membuahkan hasil dengan hadirnya Surat Keputusan

Pencabutan sanksi, yang kemudian dilanjutkan dengan terbitnya Surat Keputusan Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup pada awal Desember 2025.

Keputusan pemerintah tersebut turut mempertimbangkan kesungguhan PT Eigerindo MPI dalam menghidupkan kembali lahan yang dulunya terabaikan dan digarap secara tidak sah.

Melalui pendekatan ekowisata, kawasan kritis di area PTPN I Regional 2 seluas 73,23 hektare kini perlahan pulih dan kembali hijau berkat penanaman lebih dari 120.000 pohon serta jutaan semak pelindung.

Upaya pemulihan ini dipadukan dengan pendataan keanekaragaman hayati di Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango seluas 253,66 hektare serta pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat lokal.

Seluruh proses pengembangan EIGER Nature senantiasa berjalan di atas kesadaran akan pentingnya daya dukung lingkungan.

Penggunaan ruang dilakukan sangat hati-hati demi menjaga fungsi ekologis dan habitat aslinya.

Di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, tutupan bangunan yang didirikan hanya sekitar 0,15 persen, jauh di bawah batas maksimal 10 persen yang diizinkan oleh regulasi.

Hal serupa diterapkan pada area PTPN, di mana porsi bangunan dijaga tetap minimalis di angka 3,64 persen sehingga lebih dari 90 persen lahan dapat kembali asri dipenuhi pepohonan dan Rimbunnya vegetasi lokal.

Langkah panjang ini juga didasari oleh kepatuhan perizinan dan kelengkapan dokumen lingkungan yang telah dirintis sejak tahun 2018.

Berbagai tahapan kepengurusan telah dipenuhi secara bertahap, mulai dari perizinan tata ruang, rekomendasi persetujuan lingkungan, pengesahan rencana tapak, hingga perizinan bangunan resmi dari pihak berwenang.

Bagi EIGER Nature, transparansi adalah kunci utama, sehingga ruang dialog dengan para pecinta lingkungan serta program edukasi bagi para pengunjung akan selalu terbuka lebar.

Transformasi menuju wajah baru ekowisata ini diikat oleh tatanan nilai yang dinamakan Konsep 7E, yaitu keterpaduan antara Ekologi, Etnologi, Ekonomi, Edukasi, Estetika, Etika, dan Entertainment. Konsep ini dirancang agar setiap sudut perjalanan memberi makna tersendiri.

Imanuel Wirajaya selaku Direktur Utama EIGER Nature menyampaikan bahwa keindahan langkah ini merupakan bagian dari proses belajar yang tak pernah putus bersama alam, budaya, dan manusia.

Perubahan yang hadir bukan sekadar pergantian nama, melainkan pembaruan janji untuk membangun ruang ekowisata yang memberi manfaat nyata.

Dia berharap setiap pengunjung yang datang tidak hanya menikmati kesegaran alam, tetapi juga pulang dengan membawa kesan, wawasan, dan makna hidup yang baru.

Pencabutan sanksi resmi ini sekaligus menjadi bagian dari penataan menyeluruh yang sedang berjalan bagi berbagai pelaku usaha di Kawasan Puncak, menuju masa depan lingkungan yang lebih lestari.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network