Indonesia Endowment Ecosystem: Pendidikan Anak Korban Bencana Jadi Fokus Dana Abadi Berbasis Wakaf

Furqon Munawar
Chairman Indonesia Endowment Ecosystem, Rendi Septiyan Nugraha, S.E., M.B.A., saat paparan soal pendayagunaan dana wakaf bagi dunia pendidikan dalam forum Indonesia Endowment Ecosystem Summot 2026 di Jakarta. (Foto : iNewsBogor.id/FM)

Indonesia Endowment Ecosystem dibangun dengan tiga lapisan utama, yakni aset wakaf sebagai fondasi dana abadi, pengelolaan produktif untuk menghasilkan manfaat berkelanjutan, serta program sosial sebagai muara dampak bagi masyarakat. Rumah Wakaf berperan sebagai nazhir sekaligus ecosystem backbone dalam aspek tata kelola dan pengelolaan aset wakaf.

Sementara organisasi sosial seperti Rumah Zakat berperan sebagai impact owner, yang menjalankan program dan memastikan manfaat dana abadi benar-benar diterjemahkan menjadi dampak di lapangan.

Chief Marketing & Digital Fundraising Officer Rumah Zakat, Didi Sabir, mengatakan pengalaman membangun dana abadi menjadi salah satu upaya untuk menjaga keberlanjutan dampak sosial, khususnya di bidang pendidikan.

"Rumah Zakat telah mengembangkan jalur dana abadi melalui wakaf uang yang diamanahkan kepada Rumah Wakaf untuk dikelola. Dengan model tersebut, dana yang dihimpun dapat menjadi bagian dari sumber pembiayaan jangka panjang untuk program pendidikan dan sosial," jelasnya.

CEO SharingHappiness, Zaeni Ramdan, menilai teknologi digital memiliki peran penting dalam memperluas partisipasi masyarakat dalam model filantropi jangka panjang.

Editor : Furqon Munawar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network