"Melalui SharingHappiness.org, masyarakat dapat terhubung dengan berbagai kampanye endowment sekaligus ekosistem pengelolaan wakaf," ujar Zaeni.
Forum Indonesia Endowment Ecosystem, mengupayakan pengggalangan potensi wakaf guna kepentingan pendidikan abadi para korban bencana di Indonesia. (Foto : iNewsBogor.id/FM)
Platform tersebut tercatat memiliki lebih dari 1,2 juta donatur aktif dalam ekosistem dan dikembangkan sebagai digital gateway untuk berbagai kategori wakaf strategis. Keberadaan platform digital ini diharapkan dapat mempertemukan masyarakat yang ingin berdonasi dengan program-program sosial yang memiliki dampak jangka panjang.
Konsep dana abadi pendidikan membawa pesan bahwa bantuan kepada korban bencana tidak harus berhenti ketika masa tanggap darurat selesai. Ketika bantuan pangan, pakaian dan kebutuhan darurat mulai berkurang, anak-anak korban bencana tetap harus kembali belajar dan memiliki masa depan. Karena itu, dukungan pendidikan menjadi bagian penting dari pemulihan jangka panjang.
Indonesia Endowment Ecosystem mengembangkan empat portofolio dana abadi, yakni pendidikan, kesehatan, lingkungan dan kemanusiaan. Namun pada tahap awal, pendidikan menjadi fokus pertama dalam pengembangan portofolio tersebut.
"Ke depan, dana abadi diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen yang menjaga keberlanjutan berbagai program sosial, termasuk membantu kelompok masyarakat rentan dan korban bencana agar dapat bangkit kembali. Indonesia Endowment Ecosystem menargetkan pengembangan ekosistem hingga 2028," tandasnya.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
