Dalam sektor pertahanan, kolaborasi kedua negara mencakup modernisasi alutsista, peningkatan interoperabilitas, pertukaran perwira untuk pendidikan dan latihan, serta penguatan kapasitas industri pertahanan dalam negeri.
Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan pertemuan dengan delegasi Prancis menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan pertahanan kedua negara.
“Forum ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama pertahanan serta hubungan antarkedua negara,” kata Sjafrie.
Penguatan kerja sama alutsista Indonesia-Prancis antara lain ditandai dengan kedatangan pesawat tempur Rafale pertama di Indonesia dan dimulainya pembangunan kapal selam Scorpène Evolved oleh PT PAL Indonesia bersama Naval Group Prancis di Surabaya.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
