Apresiasi Kerja Sama Indonesia-Prancis Perkuat Modernisasi Alutsista Pertahanan*

Vitrianda Hilba Siregar
Kerja sama pertahanan Indonesia dan Prancis terus berkembang melalui penguatan modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista). Foto: ilustrasi

Di sektor sumber daya manusia, kedua negara juga terus mengembangkan pertukaran perwira untuk kepentingan pendidikan dan latihan, sekaligus memperluas hubungan antarinstitusi dan personel militer.

Wakil Menteri Pertahanan RI Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto menilai kemampuan membangun dan menguasai teknologi pertahanan strategis memiliki arti penting dalam memperkuat kapasitas nasional sekaligus membuka ruang kerja sama dengan negara mitra.

“Penguasaan teknologi dapat meningkatkan kepercayaan dengan negara mitra sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas,” ujar Donny.

Ia berharap kerja sama industri pertahanan Indonesia dan Prancis terus berkembang dari transfer teknologi, pengetahuan, dan kemampuan menuju pengembangan bersama.

“Kerja sama ini dapat terus berkembang, mulai dari _transfer of technology, knowledge,_ dan _capability,_ hingga pada akhirnya menuju _joint development_,” tambahnya.

Salah satu bentuk konkret kerja sama tersebut terlihat dalam pembangunan dua kapal selam Scorpène Evolved untuk TNI AL di fasilitas PT PAL Indonesia, Surabaya.

Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk memperkuat kemampuan pertahanan laut, tetapi juga meningkatkan penguasaan teknologi dan kapasitas industri pertahanan nasional melalui transfer kemampuan dari Naval Group kepada PT PAL.

Pembangunan kapal selam Scorpène Evolved telah memasuki tahap konstruksi setelah dilaksanakannya pemotongan baja pertama pada Agustus 2026. Seluruh pembangunan kedua kapal selam dilakukan di Indonesia melalui kerja sama PT PAL dan Naval Group.

Saat mengunjungi PT PAL, Catherine Vautrin menegaskan bahwa kerja sama pertahanan kedua negara juga bertumpu pada kepentingan bersama dalam memperkuat kedaulatan.

“Saya ingin sekali lagi menekankan bahwa Prancis dan Indonesia memiliki nilai yang sama, yaitu pentingnya kedaulatan negara kita,” ujar Catherine.

Ia juga menekankan pentingnya kompetensi sumber daya manusia dalam keberhasilan pembangunan kapal selam tersebut.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada PT PAL atas sambutannya dan memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat. Keberhasilan program ini akan bergantung pada keahlian, ketelitian, dan komitmen teguh Anda,” kata Catherine.

Penguatan kerja sama Indonesia-Prancis menunjukkan bahwa modernisasi pertahanan tidak hanya diwujudkan melalui pengadaan alutsista, tetapi juga melalui penguasaan teknologi, peningkatan kompetensi personel, serta pengembangan kemampuan industri nasional.

Melalui pola kerja sama tersebut, Indonesia memperluas kapasitas untuk membangun, mengoperasikan, dan mengembangkan sistem pertahanan secara lebih mandiri sekaligus memperkuat hubungan strategis dengan Prancis. 

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network