"Kami ingin hadir ke akarnya, yaitu di Bogor. Kami sudah berdiskusi dengan Pak Wali Kota untuk melihat bagaimana Unpar bisa terlibat mengembangkan apa yang sudah dimiliki Kota Bogor menjadi lebih besar,” katanya.
Unpar membuka program studi Arsitektur dan Smart Green Industrial Systems melalui skema Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). Kedua program tersebut sebelumnya telah tersedia di kampus utama Unpar di kawasan Ciumbuleuit, Bandung.
Tri menjelaskan, kedua program studi itu dipilih karena dinilai relevan dengan kebutuhan pengembangan Kota Bogor. Arsitektur berkaitan dengan perencanaan bangunan dan kawasan, sementara Smart Green Industrial Systems berfokus pada teknologi industri dengan pendekatan keberlanjutan lingkungan.
"Unpar memiliki program studi yang siap memberikan pelayanan pendidikan tinggi dalam dua bidang, yaitu arsitektur dan teknik industri. Kami melihat dua bidang ini dibutuhkan untuk mempercepat pengembangan potensi yang ada di Kota Bogor,” jelasnya.
Kehadiran dua bidang tersebut membuka peluang pengembangan pendidikan yang lebih dekat dengan kebutuhan daerah. Di bidang arsitektur, kompetensi perencanaan bangunan dan kawasan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terlibat dalam pembangunan perkotaan.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
