Data BPBD Kabupaten Bogor mencatat 253 rumah dan 5 fasilitas ibadah terdampak gempa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 222 rumah mengalami rusak ringan, 25 rumah rusak sedang, dan 6 rumah rusak berat. Kerusakan tersebar di tiga desa, yakni Desa Purasari di Kecamatan Leuwiliang serta Desa Cibunian dan Desa Purwabakti di Kecamatan Pamijahan.
Di Desa Purasari, petugas mencatat 55 rumah rusak ringan, 13 rumah rusak sedang, dan 3 rumah rusak berat. Di Desa Cibunian, sebanyak 70 rumah mengalami rusak ringan dan 6 rumah rusak sedang. Desa ini juga melaporkan 2 fasilitas ibadah rusak ringan.
Sementara itu, Desa Purwabakti mencatat 97 rumah rusak ringan, 6 rumah rusak sedang, dan 3 rumah rusak berat. Selain itu, terdapat 3 fasilitas ibadah yang mengalami kerusakan ringan. Dampak gempa juga menyebabkan satu orang mengalami luka ringan. Petugas telah memberikan penanganan kepada korban di klinik.
Sementara itu, Kepala Stasiun Geofisika Sukabumi, Agung Sabtaji menyampaikan bahwa gempa juga berdampak pada masyarakat di Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Sukabumi, tercatat sebanyak 96 rumah mengalami kerusakan ringan, dengan 106 kepala keluarga (KK) atau 381 jiwa terdampak.
Kerusakan tersebar di empat desa yaitu Desa Kabandungan mencatat 84 rumah rusak ringan yang berdampak pada 94 KK atau 333 jiwa. Di Desa Tugubandung, sebanyak 9 rumah rusak ringan dengan dampak terhadap 9 KK atau 33 jiwa.
Selanjutnya, Desa Cihamerang melaporkan 2 rumah rusak ringan yang berdampak pada 2 KK atau 10 jiwa. Adapun Desa Mekarjaya mencatat 1 rumah rusak ringan dengan dampak terhadap 1 KK atau 5 jiwa.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
