Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Konflik Saudi-Houthi Memanas, Pengamat: Indonesia Sebaiknya Tunda Mengirim Jamaah Umrah
Advertisement . Scroll to see content

Algojo Pemancung Leher di Arab Saudi Pantang Punya Rasa Iba

Selasa, 30 November 2021 | 10:51 WIB
  • author Pratitis Nur Kanariyati/Litbang MPI
Algojo Pemancung Leher di Arab Saudi Pantang Punya Rasa Iba
Seorang algojo terkenal di Arab Saudi yang bernama Abdallah menegaskan, menjadi algojo pantang merasa iba para terpidana mati. (Foto: Ist)

RIYADH,iNews.id - Algojo pemacung leher tahanan yang telah divonis mati pengadilan di Arab Saudi mempunyai syarat khusus.

Seorang algojo terkenal di Arab Saudi yang bernama Abdallah menegaskan, menjadi algojo pantang merasa iba para terpidana mati.

Hukuman mati menjadi salah satu yang banyak dibicarakan orang di Arab Saudi. Kerajaan ini menjadi salah satu dari lima negara di dunia yang paling banyak mengeksekusi narapidana.

Arab menempati posisi ketiga dalam penerapan hukuman mati pada 2014, setelah China dan Iran. Di bawah Arab Saudi, terdapat Irak dan Amerika Serikat (AS), berdasarkan data Amnesty International.

Algojo merupakan orang yang melakukan eksekusi mati kepada tahanan yang telah divonis pengadilan. Lalu, apakah terdapat syarat khusus untuk menjadi seorang algojo di Arab Saudi?

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut