Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, Mensos Gus Ipul: Kabupaten Bogor Tertinggi di Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Bawaslu: Laporan PPATK Soal Transaksi Kampanye Tak Wajar Berbentuk Data Intelijen Keuangan

Selasa, 19 Desember 2023 | 21:29 WIB
  • author Muhammad Rio Alfin Pulungan
Bawaslu: Laporan PPATK Soal Transaksi Kampanye Tak Wajar Berbentuk Data Intelijen Keuangan
Bawaslu: Laporan PPATK Soal Transaksi Kampanye Tak Wajar Berbentuk Data Intelijen Keuangan. (Foto : Istimewa)

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy’ari, menolak memberikan komentar lebih lanjut terkait masalah tersebut. Hasyim hanya meminta kesabaran dari awak media dan masyarakat untuk menanti pengumuman resmi terkait permasalahan tersebut. "Tidak sekarang ya,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, mengungkapkan laporan transaksi yang diduga terkait dengan tindak pidana pencucian uang dalam kampanye Pemilu 2024 mengalami peningkatan 100 persen pada Semester II 2023.

Ivan menjelaskan pihaknya telah menemukan kegiatan kampanye tanpa adanya pergerakan transaksi dalam rekening khusus dana kampanye (RKDK).

Meski tidak menyebut nama calon anggota legislatif atau partai yang diduga menggunakan dana hasil tindak pidana untuk kampanye, PPATK mengaku sudah melaporkan dugaan ini kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu.

Hal ini disebabkan oleh adanya dugaan bahwa hasil tindak pidana, termasuk pertambangan ilegal dengan nilai transaksi mencapai triliunan rupiah, digunakan untuk mendanai pemilu.

Editor: Furqon Munawar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut