Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jalan Sasmita Batutulis Ditargetkan Mulai Dibangun Maret 2026
Advertisement . Scroll to see content

PMII Gelar Aksi Tidak Bersuara di Depan Istana Bogor, Ada Apa?

Selasa, 25 Februari 2025 | 00:01 WIB
  • author Muhammad Ali
PMII Gelar Aksi Tidak Bersuara di Depan Istana Bogor, Ada Apa?
Selama satu jam penuh, massa aksi PMII tidak mengeluarkan suara di depan Istana Bogor. (Foto: iNewsBogor.id/Lafonda)

BOGOR, iNewsBogor.id - Puluhan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bogor menggelar aksi bungkam di depan Istana Bogor pada Senin (24/02/2025) pukul 15.30 WIB. Dalam aksi tersebut, mereka mengenakan pakaian serba hitam sebagai simbol matinya demokrasi di Indonesia. Hujan deras yang mengguyur lokasi tidak menyurutkan semangat para demonstran untuk menyampaikan kritik terhadap pemerintah yang dinilai semakin membungkam aspirasi rakyat.  

Selama satu jam penuh, massa aksi tidak mengeluarkan suara, sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat. Suasana hening yang tercipta menggambarkan kekecewaan mereka terhadap kondisi demokrasi saat ini.    

Koordinator lapangan aksi, Fajril Miftahul Qirom, menjelaskan bahwa aksi bungkam ini merupakan simbol perlawanan terhadap berbagai kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat.  

"Kami turun ke jalan bukan tanpa alasan. Banyak kebijakan yang semakin menyulitkan rakyat, tetapi suara kami seolah tidak pernah didengar. Aksi yang diawali tidak bersuara ini bentuk protes bahwa demokrasi telah mati" ujar Fajril.   

Setelah satu jam dalam keheningan, massa aksi akhirnya memecah diam dengan orasi. Ketua Cabang PMII Kota Bogor, Abdullah Nuruz Zaini menyampaikan bahwa pakaian hitam yang mereka kenakan merupakan bentuk duka atas kondisi demokrasi yang semakin merosot.  

“Kami memilih diam bukan karena takut, tetapi karena beginilah yang rakyat rasakan terbungkam, tidak didengar, dan diabaikan bahkan menjadi kelinci percobaan dari kebijakan pemerintah” kata Abdul.  

Aksi diakhiri dengan seruan kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap kritis dan mengawal kebijakan pemerintah agar lebih berpihak kepada rakyat. Meski diguyur hujan deras, semangat para demonstran tetap membara. PMII Kota Bogor menegaskan bahwa aksi ini bukan akhir, melainkan awal dari perjuangan panjang dalam membela kepentingan rakyat.

Editor: Furqon Munawar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut