Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Marlyn Maisarah dan Heri Gunawan Bangun Ratusan Rumah Layak Huni di Dapil IV Kabupaten Bogor
Advertisement . Scroll to see content

Potensi Rugikan Negara Triliunan, IAW Menyoal Lahan Sawit Ilegal Hasil Operasi Dititip di Korporasi

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 17:56 WIB
  • author wahfid
Potensi Rugikan Negara Triliunan, IAW Menyoal Lahan Sawit Ilegal Hasil Operasi Dititip di Korporasi
Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (AIW), Iskandar Sitorus. (Foto : istimewa)

"Ini entitas anak perusahaan BUMN yang belum memiliki HGU, belum pernah mengelola hutan, dan belum diuji publik," kata Iskandar.

Ia menegaskan, penyerahan aset sebesar itu tanpa lelang atau tender terbuka, jelas berpotensi melanggar sejumlah peraturan penting, yaitu:

  1. UU No. 1 tahun 2004, pada pasal 34, menyebut pengalihan aset negara harus melalui mekanisme lelang.
  2. PP No. 27 tahun 2021 yang mengatur pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) butuh legalitas dan sertifikasi.
  3. PP No. 24 tahun 2021, menyebut pelepasan kawasan hutan harus definitif, bukan status “abu-abu”.
  4. Putusan MK No. 45/PUU-IX/2011, terkait penetapan kawasan hutan tidak bisa spekulatif.

"Apalagi, data BPN menunjukkan bahwa seluruh lahan itu belum bersertifikat atas nama negara. Belum ada dasar hukum, tapi sudah dialihkan ke BUMN non-perum, ini sudah masuk zona merah tata kelola negara," tegasnya.

Iskandar menyebut, dengan luas lahan sawit mencapai 833.413 hektar, dan produktivitas mencapai 20 ton TBS/ha/tahun dan harga TBS Rp2 ribu/kg,maka potensi bruto pendapatan adalah kisaran Rp33,33 triliun/tahun.

Editor: Furqon Munawar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut