get app
inews
Aa Text
Read Next : Indonesia Tegaskan Komitmen Penguatan Teknologi Iklim di COP30 Brasil

Temuan Zat Radioaktif pada Udang Ekspor, Menteri LH Sidak PT Bahari Makmur Sejadi di Serang

Jum'at, 22 Agustus 2025 | 15:45 WIB
header img
Menteri LH Hanif Faisol saat meninjau area PT Bahari Makmur Sejadi di Serang pasca temuan Cesium-137 pada udang ekspor, Kamis (21/8/2025). Foto: iNewsBogor.id/ Istimewa

BOGOR, iNewsBogor.id – Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH), Hanif Faisol, melakukan inspeksi mendadak ke PT Bahari Makmur Sejadi di Kabupaten Serang, Banten, Kamis (21/8/2025). Kunjungan ini dilakukan menyusul temuan zat radioaktif Cesium-137 (C-137) pada produk udang ekspor perusahaan tersebut ke Amerika Serikat.

Hanif Faisol menegaskan perlunya langkah cepat untuk menelusuri sumber paparan radioaktif tersebut.

"Kita pakai master karena belum ketahuan sumbernya radioaktif Cesium-137 (C-137)," ujarnya.

Menurut Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), terdapat sejumlah titik di area pabrik yang terindikasi memiliki konsentrasi zat radioaktif. Menyikapi hal ini, Hanif memerintahkan perusahaan untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas produksi, bahkan jika memungkinkan, mengosongkan area pabrik.

"Saya memerintahkan untuk menghentikan kegiatan di sini, kalau memungkinkan bisa dikosongkan," tegasnya.

Hanif juga memastikan audit lingkungan segera dilakukan untuk mengungkap kondisi sebenarnya.

"Surat audit lingkungan besok akan saya tandatangani agar segera dilaksanakan untuk memperjelas kondisi ini," tambahnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa kasus ini menyangkut citra Indonesia di mata dunia. "Kita tidak boleh main-main. Ini soal kredibilitas kita semua. Audit harus dilakukan dengan detail agar hasilnya jelas dan bisa dibuktikan ke internasional," pungkasnya.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut