get app
inews
Aa Text
Read Next : Indonesia Tegaskan Komitmen Penguatan Teknologi Iklim di COP30 Brasil

Menteri LH Cabut Sanksi KSO Puncak, Dorong Investasi Hijau

Selasa, 21 Oktober 2025 | 11:52 WIB
header img
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq bersama Anggota DPR RI Mulyadi saat audiensi dengan perwakilan pengusaha dan masyarakat Bogor Selatan di Jakarta, membahas pencabutan sanksi KSO dan komitmen investasi hijau di kawasan Puncak. (Foto: Dok. KLH)

BOGOR, iNewsBogor.id – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq memastikan akan segera mencabut sanksi administratif terhadap belasan Kerja Sama Operasional (KSO) usaha ekowisata di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Kepastian itu disampaikan langsung dalam audiensi bersama Anggota DPR RI Mulyadi, perwakilan pengusaha, dan masyarakat Bogor Selatan pada Sabtu (18/10/2025) di Jakarta.

Langkah ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap aspirasi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Bogor yang terdampak penghentian sementara kegiatan ekowisata. Hanif menegaskan, pencabutan sanksi bukan berarti mengabaikan aturan, melainkan memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperbaiki tata kelola lingkungan agar sejalan dengan prinsip keberlanjutan.

“Kementerian Lingkungan Hidup akan terus mendukung investasi di Kabupaten Bogor selama selaras dengan pelestarian lingkungan. Kami mendorong pelaku usaha melakukan penanaman pohon, penataan limpasan air, dan langkah nyata agar tidak terjadi banjir di kawasan Puncak,” ujar Hanif.

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan sebelumnya bukan penutupan usaha, melainkan penghentian sementara sebagai bentuk pembinaan dan efek jera agar dunia usaha tetap memperhatikan daya dukung lingkungan.

Hanif menginstruksikan para pengusaha KSO untuk segera melaporkan langkah penataan lingkungan yang telah dilakukan, serta meminta PTPN memperbaiki perizinan sesuai ketentuan undang-undang. Hasil laporan dan pembenahan tersebut akan menjadi dasar bagi KLH untuk mencabut sanksi dalam waktu dekat.

“Kami ingin kolaborasi yang efektif antara pemerintah dan pelaku usaha. Ekonomi harus tumbuh, tetapi dengan tetap menjaga keseimbangan lingkungan,” tambahnya.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut