Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : TNI dan Polri di Parungpanjang Bogor Gandeng Masyarakat Perkuat Sinergitas Lewat Ngopi Bareng
Advertisement . Scroll to see content

Kontraktor Bogor Menjerit, Proyek Terancam Mandek Imbas Penutupan Tambang oleh Gubernur Jabar

Senin, 13 Oktober 2025 | 17:03 WIB
  • author SM Said
Kontraktor Bogor Menjerit, Proyek Terancam Mandek Imbas Penutupan Tambang oleh Gubernur Jabar
Penutupan tambang di Bogor oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (Demul) membuat kontraktor menjerit. Proyek terancam mandek, harga material naik tajam. Foto Proyek pengerjaan yang dilakukan Kontraktor Jonarudin (kanan)/Ist

BOGOR, iNewsBogor.id – Sejumlah kontraktor di Kabupaten Bogor mengeluhkan kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Demul) yang menutup aktivitas tambang di wilayah Parungpanjang, Rumpin, dan Cigudeg. Keputusan tersebut dinilai berdampak langsung terhadap proyek-proyek pembangunan yang sedang berjalan di daerah Kabupaten Bogor.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 7920/ES.09/PEREK tentang penghentian kegiatan tambang di beberapa wilayah Kabupaten Bogor. Akibatnya, pasokan material bangunan terganggu dan harga bahan konstruksi melonjak tajam.

Salah satu kontraktor Jonarudin mengatakan penutupan tambang membuat biaya proyek meningkat karena harga material seperti pasir dan beton mengalami kenaikan signifikan.

“Kami sebagai pelaksana yang sudah berkontrak dengan Dinas PUPR Kabupaten Bogor berharap Bupati Rudi Susmanto segera mengambil langkah konkret. Ini bisa dikategorikan peristiwa luar biasa karena kalau tidak, keterlambatan pekerjaan akan terjadi,” ujar Jonarudin kepada iNews.id, Selasa (8/10/2025).

Menurutnya, kenaikan harga material tidak sekadar naik, tetapi berpindah harga dari kisaran Rp125.000 menjadi Rp150.000 per meter kubik. Kondisi itu, kata dia, membuat sejumlah proyek pembangunan di Kabupaten Bogor terancam terhenti karena biaya material tidak lagi sesuai dengan nilai kontrak awal.

Editor: Suriya Mohamad Said

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut