Misteri Temuan Jasad Pria Tangan Terikat di Pinggir Tol Jagorawi Citeureup Bogor, Polisi Masih Lidik
BOGOR, iNewsBogor.id - Warga Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria di pinggir Tol Jagorawi, Senin (10/11/2025) sore. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tangan terikat lakban dan kaki terikat tali.
Penemuan jasad tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di sekitar lokasi Kilometer 30 Tol Jagorawi, Desa Leuwinutug. Mereka kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Beredar video amatir hasil rekaman warga memperlihatkan jasad seorang pria tergeletak di tepi jalan tol dalam posisi terlentang. Kondisi korban yang sudah tak bernyawa tersebut pun mengejutkan warga yang tidak menyangka peristiwa tersebut terjadi di lingkungan mereka.
“Saya kaget waktu tahu ada mayat di pinggir tol, apalagi tangannya diikat lakban,” ujar Dudi Darmawan, salah seorang warga Leuwinutug kepada iNewsBogor.id di lokasi.
Tak lama setelah laporan diterima, petugas dari Polsek Citeureup bersama Tim Inafis Polres Bogor langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan sejumlah barang bukti. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan oleh penyidik.
Perkembangan hingga saat ini, polisi berhasil mengidentifikasi korban. Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui bernama Ujang Adiwijaya (57), warga Depok, Jawa Barat.
“Kami sudah mengetahui identitas korban dan saat ini masih melakukan penyelidikan terkait pelaku dan motif di balik kejadian ini,” kata Kompol Eddy Santosa, Kapolsek Citeureup, kepada wartawan.
Tim Reskrim Polsek Citeureup bersama Satuan Reskrim Polres Bogor masih terus mendalami kasus ini. Polisi menduga korban merupakan korban pembunuhan dan kini tengah memburu para pelaku yang diduga meninggalkan jasad korban di lokasi tersebut.

Peristiwa ini sempat menarik perhatian pengguna jalan dan warga sekitar karena lokasi penemuan jasad berada tidak jauh dari jalur utama Tol Jagorawi yang padat kendaraan.
Editor : Furqon Munawar