Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Rudy Susmanto Dorong Mojang Jajaka Kabupaten Bogor Jadi Ujung Tombak Promosi Budaya dan Pariwisata
Advertisement . Scroll to see content

Pelaku Usaha Priotitaskan Iklim Pariwisata Labuan Bajo Stabil, Tidak Ada Pungutan Liar oleh KSOP

Rabu, 21 Januari 2026 | 20:00 WIB
  • author Ifan Jafar Siddik
Pelaku Usaha Priotitaskan Iklim Pariwisata Labuan Bajo Stabil, Tidak Ada Pungutan Liar oleh KSOP
Keselamatan Kapal Wisata Jadi Prioritas, Isu Pungutan KSOP Labuan Bajo Dipatahkan. Foto: iNewsBogor.id/ Istimewa

Labuan Bajo, iNewsBogor.id – Isu dugaan pungutan sebesar Rp10 juta per kapal yang menyeret nama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo kembali dibantah tegas oleh tokoh masyarakat dan pelaku usaha pariwisata. Mereka menilai informasi tersebut tidak hanya keliru, tetapi juga berpotensi menyesatkan publik dan mengganggu iklim pariwisata Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas nasional.

Tokoh masyarakat Labuan Bajo sekaligus mantan anggota DPR, Ali Imran, menilai isu yang berkembang di ruang publik belakangan ini tidak didasarkan pada fakta lapangan. Ia menegaskan pentingnya masyarakat mendengar keterangan dari pihak yang benar-benar memahami dan mengalami langsung proses di pelabuhan.

“Benar bisa jadi salah, salah bisa jadi benar. Karena itu saya menyampaikan apa yang saya lihat, dengar, dan alami sendiri di lapangan,” ujar Ali Imran, Rabu (21/1/2026).

Ali Imran menjelaskan, salah satu hal mendasar yang kerap disalahpahami masyarakat adalah terkait Master Sailing Declaration (MSD) atau Surat Pernyataan Nakhoda. Menurutnya, MSD bukan instrumen pungutan, melainkan pernyataan tanggung jawab hukum dari Nakhoda terkait kelaiklautan kapal.

“MSD adalah pernyataan resmi Nakhoda bahwa kapal siap berlayar, alat keselamatan lengkap, awak kapal kompeten, muatan sesuai, dan seluruh ketentuan keselamatan serta perlindungan lingkungan dipenuhi,” jelasnya.

Editor: Ifan Jafar Siddik

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut