get app
inews
Aa Text
Read Next : Nenek Alvaro Kiano Minta Usut Tuntas Kasus Pembunuhan Walau Terduga Pelaku Tewas

Sungai Cijantungeun Meluap Hingga Satu Meter, Akses Jalan di Tenjo Terputus

Jum'at, 23 Januari 2026 | 11:12 WIB
header img
Warga Kampung Boja, Tenjo, Kabupaten Bogor, menghadapi luapan Sungai Cijantungeun yang merendam jalan dan persawahan usai hujan deras, Kamis (22/1/2026). Foto: iNewsBogor.id/ Ifan Jafar Siddik

BOGOR, iNewsBogor.id — Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah barat Kabupaten Bogor menyebabkan Sungai Cijantungeun meluap hingga mencapai ketinggian sekitar satu meter. Peristiwa ini terjadi di Kampung Boja, Desa Babakan, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, pada Kamis (22/1/2026).

Luapan Sungai Cijantungeun tersebut mengakibatkan akses jalan penghubung antarwilayah tertutup air dan tidak dapat dilalui sementara waktu. Kondisi ini berdampak pada aktivitas warga setempat, terutama mobilitas harian.

Kapolsek Tenjo, Iptu Hendrik, mengatakan bahwa Sungai Cijantungeun memiliki aliran yang menuju ke Desa Mekarsari, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang. Tingginya debit air akibat hujan deras membuat sungai tidak mampu menampung aliran air.

“Sungai Cijantungeun di Kampung Boja meluap hingga sekitar satu meter dan menutup akses jalan penghubung,” ujar Iptu Hendrik kepada wartawan.

Ia menambahkan, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Babakan untuk mengantisipasi potensi risiko yang lebih besar. Warga diminta tidak mendekati bantaran sungai serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir susulan.

“Kami sudah mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan tidak mendekati jalur Sungai Cijantungeun demi keselamatan,” jelasnya.

Selain itu, dampak luapan sungai juga dirasakan oleh para petani. Sejumlah lahan persawahan milik warga dilaporkan terendam banjir. Untuk itu, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan pihak pengembang guna mencari solusi penanganan banjir dan meminimalisir kerugian warga.

“Saat ini masih dilakukan pendataan dan penghitungan jumlah sawah warga yang terdampak banjir,” pungkas Iptu Hendrik.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi air berangsur surut, namun warga diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan masih tinggi di wilayah Kabupaten Bogor.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut