Ini Doa-Doa Paling Dianjurkan di Bulan Suci Ramadhan
BOGOR, iNewsBogor.id – Bulan suci Ramadhan menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak doa dan munajat kepada Allah SWT. Dalam ajaran Islam, terdapat sejumlah doa yang diajarkan Rasulullah SAW dan diyakini memiliki keutamaan besar, terutama saat dijalankan di waktu-waktu mustajab selama Ramadhan.
Para ulama menegaskan, dasar anjuran memperbanyak doa di bulan puasa merujuk pada sabda Nabi Muhammad SAW bahwa doa orang yang berpuasa termasuk doa yang tidak tertolak. Hadis riwayat Tirmidzi menyebutkan, “Tiga doa yang tidak tertolak: doa orang tua, doa orang yang berpuasa, dan doa musafir.”
Salah satu doa yang dianjurkan dibaca ketika berbuka adalah:
“Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘alaika tawakkaltu wa ‘ala rizqika afthartu.”
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
(HR. Abu Dawud, dinilai hasan)
Selain itu, terdapat doa lain yang juga sahih:
“Dzahaba azh-zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.”
Artinya: “Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah.”
(HR. Abu Dawud)
Pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus kepada Aisyah RA:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
(HR. Tirmidzi, sahih)
Doa ini dikenal sebagai doa paling utama untuk memohon ampunan pada malam Lailatul Qadar.
Al-Qur’an juga memuat doa yang sering dibaca Nabi:
“Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina ‘adzaban nar.”
Artinya: “Wahai Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab neraka.”
(QS. Al-Baqarah: 201)
Doa ini mencerminkan keseimbangan permohonan antara kehidupan dunia dan keselamatan akhirat.
Sejumlah hadis sahih menjelaskan waktu terbaik untuk berdoa selama Ramadhan, di antaranya:
Menjelang waktu berbuka puasa
Sepertiga malam terakhir
Saat sujud dalam salat
Sepuluh malam terakhir Ramadhan, terutama Lailatul Qadar
Momentum tersebut diyakini sebagai waktu turunnya rahmat dan ampunan Allah SWT.
Ulama menyebut Ramadhan sebagai bulan doa, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar, zikir, serta doa-doa yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis sahih agar ibadah yang dilakukan tidak hanya khusyuk, tetapi juga sesuai tuntunan syariat.
Dengan memahami dan mengamalkan doa-doa mustajab di bulan suci Ramadhan 2026, diharapkan umat Islam dapat meraih keberkahan, ampunan, serta peningkatan ketakwaan sebagai tujuan utama ibadah puasa.
Editor : Ifan Jafar Siddik