Revitalisasi Jembatan Otista Bogor Disorot, BBS Desak Audit Anggaran dan Evaluasi Akses Lebak Pasar
BOGOR, iNewsBogor.id – Revitalisasi Jembatan Otto Iskandardinata (Otista) di Kota Bogor kembali menjadi sorotan publik. Di balik peresmian yang dilakukan Presiden Joko Widodo pada 19 Desember 2023, muncul pertanyaan mengenai rincian anggaran proyek dan proses pembebasan lahan yang terdampak pembangunan.
Sejumlah angka beredar di ruang publik terkait nilai proyek tersebut. Ada yang menyebut nilai kontrak lelang berada di kisaran Rp49–52 miliar. Presiden dalam sambutannya saat peresmian menyampaikan angka sekitar Rp50 miliar. Sementara itu, terdapat pula informasi mengenai dukungan anggaran provinsi yang disebut mencapai Rp101 miliar.
Perbedaan angka tersebut dinilai perlu dijelaskan secara utuh kepada publik. Masyarakat mempertanyakan pemisahan komponen anggaran, mulai dari biaya konstruksi utama jembatan, pembebasan lahan, penataan kawasan sekitar, hingga alokasi untuk mitigasi sosial bagi warga terdampak.
Ketua komunitas Bogoh Bumi Sunda (BBS), Supendy, mengatakan hingga kini belum ada pemaparan rinci dalam satu dokumen atau forum terbuka yang menjelaskan komposisi anggaran secara menyeluruh.
“Secara administratif mungkin semua dapat dijelaskan. Namun publik berhak mengetahui mana anggaran untuk konstruksi, mana untuk pembebasan lahan, dan mana yang dialokasikan untuk penataan serta mitigasi sosial,” ujar Supendy, Senin (16/2/2026).
Editor : Furqon Munawar