get app
inews
Aa Text
Read Next : Pakar Sosiologi Lingkungan UIKA Bogor Bicara Soal HGU 95 Tahun dan Kemerdekaan Rakyat

Revitalisasi Jembatan Otista Bogor Disorot, BBS Desak Audit Anggaran dan Evaluasi Akses Lebak Pasar

Senin, 16 Februari 2026 | 21:34 WIB
header img
Presiden Joko Widodo diapit Mendagri Tito Karnavian dan Wali Kota Bogor, Bima Arya tengah berjalan kaki usai meresmikan revitalisasi Jembatan Otto Iskandardinata (Otista) Kota Bogor, kala menjabat saat itu. (Foto : Pemkot Bogor/IST)

BOGOR, iNewsBogor.id Revitalisasi Jembatan Otto Iskandardinata (Otista) di Kota Bogor kembali menjadi sorotan publik. Di balik peresmian yang dilakukan Presiden Joko Widodo pada 19 Desember 2023, muncul pertanyaan mengenai rincian anggaran proyek dan proses pembebasan lahan yang terdampak pembangunan.

Sejumlah angka beredar di ruang publik terkait nilai proyek tersebut. Ada yang menyebut nilai kontrak lelang berada di kisaran Rp49–52 miliar. Presiden dalam sambutannya saat peresmian menyampaikan angka sekitar Rp50 miliar. Sementara itu, terdapat pula informasi mengenai dukungan anggaran provinsi yang disebut mencapai Rp101 miliar.

Perbedaan angka tersebut dinilai perlu dijelaskan secara utuh kepada publik. Masyarakat mempertanyakan pemisahan komponen anggaran, mulai dari biaya konstruksi utama jembatan, pembebasan lahan, penataan kawasan sekitar, hingga alokasi untuk mitigasi sosial bagi warga terdampak.

Ketua komunitas Bogoh Bumi Sunda (BBS), Supendy, mengatakan hingga kini belum ada pemaparan rinci dalam satu dokumen atau forum terbuka yang menjelaskan komposisi anggaran secara menyeluruh.

“Secara administratif mungkin semua dapat dijelaskan. Namun publik berhak mengetahui mana anggaran untuk konstruksi, mana untuk pembebasan lahan, dan mana yang dialokasikan untuk penataan serta mitigasi sosial,” ujar Supendy, Senin (16/2/2026).

Editor : Furqon Munawar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut