get app
inews
Aa Text
Read Next : Inovasi Perawatan Anti-Penuaan Hadir dalam Bentuk Terapi Regeneratif

Mengenal Renal Cell Carcinoma, Kanker Ginjal yang Diderita Penyanyi Vidi Aldiano

Minggu, 08 Maret 2026 | 16:19 WIB
header img
Gambar ilustras Kanker Ginjal atau Renal Cell Carcinoma yang diderita Penyanyi Vidi Aldiano. (Foto : Istimewa)

BOGOR, iNewsBogor.id – Dunia hiburan Indonesia berduka atas meninggalnya penyanyi pop Vidi Aldiano pada Sabtu, 7 Maret 2026, di usia 35 tahun. Vidi mengembuskan napas terakhir setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker ginjal jenis Renal Cell Carcinoma (RCC).

Vidi pertama kali didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium 3 pada 2019. Sejak saat itu, dia menjalani berbagai pengobatan intensif, mulai dari operasi pengangkatan ginjal, kemoterapi, hingga terapi lanjutan.

Pada 2023, Vidi sempat mengungkapkan bahwa sel kanker telah menyebar ke beberapa bagian tubuhnya. Meski demikian, dia tetap aktif berkarya di industri musik dan kerap membagikan semangat perjuangannya kepada para penggemar.

Sikapnya yang tetap optimistis selama menjalani pengobatan membuat banyak orang terinspirasi dan memberikan dukungan luas dari rekan sesama artis maupun penggemar.

Apa Itu Renal Cell Carcinoma?

Renal Cell Carcinoma merupakan jenis kanker ginjal yang paling umum terjadi. Penyakit ini berasal dari pertumbuhan sel abnormal pada jaringan ginjal yang berkembang secara tidak terkendali.

Dokter spesialis onkologi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Andi Kurniawan, menjelaskan bahwa Renal Cell Carcinoma merupakan jenis kanker ginjal yang paling sering ditemukan pada orang dewasa.

“Renal Cell Carcinoma adalah kanker yang berasal dari sel ginjal. Masalahnya, penyakit ini sering tidak menunjukkan gejala pada tahap awal sehingga banyak kasus baru diketahui ketika sudah memasuki stadium lanjut,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (8/3/2026).

Menurutnya, ginjal memiliki fungsi penting dalam tubuh, seperti menyaring limbah dari darah, menjaga keseimbangan cairan, serta membantu mengatur tekanan darah.

Jika sel abnormal berkembang secara tidak terkendali, kondisi tersebut dapat membentuk tumor yang kemudian berpotensi menyebar ke organ lain seperti paru-paru atau tulang.

Ginjal sendiri memiliki fungsi penting dalam tubuh, yaitu menyaring limbah dan cairan dari darah, menjaga keseimbangan elektrolit, serta membantu mengatur tekanan darah.Jika tidak terdeteksi sejak dini, kanker ginjal dapat menyebar ke organ lain seperti paru-paru, tulang, atau hati.

 

Penyebab dan Faktor Risiko

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker ginjal antara lain:

  1. Merokok – menjadi salah satu faktor risiko utama.
  2. Obesitas – kelebihan berat badan meningkatkan peluang terjadinya kanker ginjal.
  3. Hipertensi – tekanan darah tinggi dapat memicu kerusakan ginjal yang berujung kanker.
  4. Riwayat keluarga – faktor genetik dapat meningkatkan risiko.
  5. Usia – kanker ginjal lebih sering terjadi pada orang berusia di atas 50 tahun.

Gejala Kanker Ginjal

Pada tahap awal, kanker ginjal sering tidak menunjukkan gejala. Namun beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Darah dalam urine (hematuria)
  • Nyeri pada punggung atau sisi perut
  • Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
  • Kelelahan berkepanjangan

Jika gejala tersebut muncul secara terus-menerus, pemeriksaan medis sangat dianjurkan untuk memastikan penyebabnya.

Cara Diagnosis

Dokter biasanya melakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan diagnosis kanker ginjal, di antaranya:

  • Pemeriksaan fisik
  • Tes urine untuk mendeteksi darah dalam urine
  • Tes darah untuk melihat fungsi ginjal
  • Pencitraan medis seperti CT scan, MRI, atau USG

 

Pilihan Pengobatan

Pengobatan kanker ginjal tergantung pada stadium penyakit dan kondisi pasien. Beberapa metode yang umum dilakukan meliputi:

  1. Operasi (bedah) untuk mengangkat tumor atau ginjal yang terkena kanker.
  2. Terapi target, yaitu terapi yang menargetkan molekul tertentu pada sel kanker.
  3. Imunoterapi, yang membantu sistem kekebalan tubuh melawan kanker.
  4. Kemoterapi, menggunakan obat untuk membunuh sel kanker.

Prognosis dan Pencegahan

Peluang kesembuhan kanker ginjal sangat dipengaruhi oleh stadium saat terdeteksi. Jika ditemukan pada tahap awal, peluang keberhasilan pengobatan biasanya lebih tinggi. Namun jika kanker sudah menyebar ke organ lain, pengobatan menjadi lebih kompleks.

Untuk menurunkan risiko kanker ginjal, beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menghindari merokok
  • Menjaga berat badan ideal
  • Mengontrol tekanan darah
  • Mengonsumsi makanan sehat seperti buah, sayuran, dan makanan tinggi serat

Perjuangan Vidi Aldiano melawan kanker ginjal menjadi pengingat pentingnya deteksi dini serta menjaga gaya hidup sehat untuk mencegah berbagai penyakit serius.

 

Editor : Furqon Munawar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut