get app
inews
Aa Text
Read Next : Dari 3R ke 10R, UIKA Dorong Bogor Jadi Kota Sirkular

Kembangkan Technopreneurship Energi Surya untuk Masyarakat, UIKA dan IPB University Kolaborasi

Minggu, 19 April 2026 | 21:06 WIB
header img
Periset UIKA Bogor dan IPB University komitmen kolaborasi mengembangkan technopreneurship berbasis energi surya melalui konsep Green Concept. (Foto : Istimewa)

BOGOR, iNewsBogor id— Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menggandeng IPB University dalam pengembangan konsep Technopreneurship Solar Energy for Society, sebagai langkah konkret mendorong inovasi energi terbarukan berbasis kampus.

Kolaborasi ini mengemuka dalam Reuni Akbar Alumni Fakultas Teknik dan Sains (FTS) UIKA Bogor digelar di Aula 206 FTS UIKA, Sabtu (18/4/2026) Bogor.

Mengusung tema “Sinergi Alumni: Integrasi Potensi, Akselerasi Kontribusi Nyata”, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum strategis yang menggabungkan ide ilmiah dan peluang bisnis berbasis teknologi hijau.

Rektor UIKA Bogor, Mujahidin menegaskan bahwa peran alumni sangat krusial dalam mendorong kemajuan kampus yang berdampak langsung ke masyarakat.

“Kemajuan universitas tidak lepas dari kontribusi alumni. Sinergi ini harus melahirkan kerja nyata di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan FTS UIKA Bogor, Feril Hariati menyebut kehadiran delegasi dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB menjadi momentum awal kolaborasi strategis lintas institusi. Delegasi IPB dipimpin Beginer Subhan bersama tim Green Concept.

Dalam sesi presentasi, Ayi Rahmat memaparkan konsep pengembangan usaha berbasis energi terbarukan, khususnya tenaga surya.

Menurutnya, kampus harus bertransformasi menjadi pusat inovasi sekaligus inkubator bisnis. Konsep ini dibangun melalui delapan pilar utama:

  1. Green Planning & Design: desain kawasan ramah lingkungan dan edukasi keberlanjutan
  2. Green Open Space: ruang publik dengan fasilitas tenaga surya,
  3. Green Waste: pengolahan sampah hingga waste to energy
  4. Green Transportation: kendaraan listrik berbasis surya
  5. Green Water & Agriculture: irigasi, kapal nelayan, hingga cold storage tenaga surya
  6. Green Energy: akses listrik desa dan wilayah 3T
  7. Green Building: bangunan mandiri energi
  8. Green Community: pemberdayaan UMKM berbasis energi bersih

 


Tampak perwakilan UIKA Bogor dan IPB University mengabadikan momen bersama usai perjanjian kerjasama pengembangan technopreneurship berbasis energi surya melalui konsep Green Concept. (Foto : Istimewa)

“Kampus harus menjadi tempat lahirnya solusi teknologi yang aplikatif bagi masyarakat,” jelas Ayi Rahmat.

Selain diskusi ilmiah, forum ini juga menghasilkan gagasan pembentukan entitas bisnis bersama yang melibatkan alumni, dosen, dan mitra eksternal.

Fokusnya adalah pengembangan teknologi tepat guna, terutama untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk konkret implementasi konsep technopreneurship—menggabungkan inovasi teknologi dengan model bisnis berkelanjutan.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FTS UIKA Bogor dan FPIK IPB University.

Kerja sama ini mencakup: Penguatan riset, Program pengabdian masyarakat, Pengembangan bisnis berbasis energi hijau.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus membuka jalan bagi pengembangan energi terbarukan berbasis kampus.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto alumni. Namun, substansi yang dihasilkan jauh melampaui reuni biasa.

Sinergi antara kampus, alumni, dan mitra strategis ini menjadi sinyal kuat bahwa inovasi energi bersih berbasis masyarakat mulai digerakkan secara serius dari daerah.

Editor : Furqon Munawar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut