get app
inews
Aa Text
Read Next : Wali Kota Bogor Dedie Rachim Sambut Mahkota Binokasih Simbol Sejarah Pajajaran

Waisak 2570 BE Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Kerukunan Antarumat Beragama di Bogor

Senin, 08 Juni 2026 | 15:06 WIB
header img
Ratusan umat Buddha dari Kota dan Kabupaten Bogor menghadiri Dharma Santi Waisak 2570 Buddha Era Tahun 2026 yang digelar Yayasan Vihara Dhanagun Bogor di Puri Begawan, Bogor Timur, Minggu (7/6/2026). Foto: iNewsBogor.id/Ifan

BOGOR, iNewsBogor.id – Ratusan umat Buddha dari Kota dan Kabupaten Bogor memadati Puri Begawan, Kecamatan Bogor Timur, dalam perayaan Dharma Santi Waisak 2570 Buddha Era (BE) Tahun 2026 yang diselenggarakan Yayasan Vihara Dhanagun Bogor, Minggu (7/6/2026).

Mengusung tema “Dengan Dharma Menebar Perdamaian Dunia”, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat nilai-nilai cinta kasih, toleransi, kebijaksanaan, serta persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Bogor.

Perayaan Dharma Santi Waisak tidak hanya menjadi ajang silaturahmi umat Buddha, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk mengamalkan ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari demi menciptakan kehidupan yang harmonis dan damai.

Perwakilan Yayasan Vihara Dhanagun Bogor, Frankie Sibbald, menjelaskan bahwa Dharma Santi merupakan bagian dari rangkaian perayaan Waisak yang digelar setiap tahun sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus penguatan nilai spiritual umat Buddha.

“Kegiatan hari ini adalah Dharma Santi Waisak 2570 Buddha Era tahun 2026. Ini merupakan bagian dari perayaan tahun baru umat Buddha sekaligus momen untuk merefleksikan nilai-nilai Dharma dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Frankie.

Menurutnya, pesan utama yang ingin disampaikan dalam perayaan tahun ini adalah pentingnya menumbuhkan cinta kasih dari dalam diri setiap individu. Dengan demikian, nilai-nilai kebaikan dapat menyebar dan menciptakan kedamaian di lingkungan sekitar.

“Ketika cinta kasih tumbuh dari diri sendiri, maka akan menular kepada orang lain dan melahirkan suasana yang damai di tengah masyarakat,” katanya.

Frankie menambahkan, puncak peringatan Hari Raya Waisak di Vihara Dhanagun telah dilaksanakan pada 31 Mei 2026 bertepatan dengan detik-detik Waisak. Sementara Dharma Santi menjadi perayaan lanjutan yang melibatkan umat Buddha dari berbagai wilayah serta organisasi Pemuda-Mudi Vihara Dhanagun.

Ketua Pelaksana Dharma Santi Waisak 2026, Karlita Natali Wijaya, mengatakan panitia menyebarkan sekitar 400 undangan kepada umat Buddha dari berbagai daerah. Ratusan peserta hadir memeriahkan kegiatan yang berlangsung penuh keakraban dan kebersamaan.

“Kami ingin seluruh umat dapat berbaur menjadi satu dalam semangat persaudaraan untuk merayakan Waisak bersama. Karena itu kami menghadirkan berbagai pertunjukan yang melibatkan banyak kelompok usia dan komunitas,” ujarnya.

Beragam penampilan seni turut memeriahkan acara, mulai dari drama musikal yang mengisahkan perjalanan hidup Pangeran Siddhartha hingga mencapai pencerahan sempurna, tarian tradisional, paduan suara, hingga pertunjukan seni dari anak-anak Sekolah Minggu Buddha.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada umat Buddha atas kontribusi dan partisipasinya dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta mendukung pembangunan Kota Bogor.

Menurut Dedie, umat Buddha telah menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah Kota Bogor dan terus berkontribusi melalui semangat toleransi, kebersamaan, serta kepedulian sosial.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh umat Buddha di Kota Bogor atas kolaborasi dan sinerginya selama ini dalam membangun Kota Bogor. Kota Bogor menjadi kota yang guyub karena kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” kata Dedie.

Ia juga mengajak generasi muda Buddha untuk terus aktif berkontribusi di tengah masyarakat dengan membawa nilai-nilai kebajikan, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.

“Di tengah kondisi dunia yang penuh tantangan, kebersamaan dan semangat saling mendukung harus terus dijaga. Mari bersama-sama membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial, pendidikan, dan kebutuhan masyarakat lainnya,” ujarnya.

Dedie berharap peringatan Dharma Santi Waisak dapat semakin memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga Kota Bogor sebagai kota yang damai, harmonis, dan menjadi rumah bersama bagi seluruh umat beragama.

“Melalui kebersamaan ini, kita terus memperkuat komitmen membangun Bogor sebagai kota yang penuh toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan,” pungkasnya.

Perayaan Dharma Santi Waisak 2570 Buddha Era Tahun 2026 menjadi bukti nyata bahwa semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama terus tumbuh di Kota Bogor, sekaligus memperkuat pesan perdamaian yang menjadi esensi ajaran Buddha bagi kehidupan bermasyarakat.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut