Cegah Karhutla, Polsek Tenjo Bersama Perhutani dan Satpol PP Gelar Patroli Gabungan
BOGOR, iNewsBogor.id – Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca panas menjadi perhatian aparat di wilayah Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Polsek Tenjo Polres Bogor bersama Perhutani Tenjo dan Satpol PP Kecamatan Tenjo menggelar patroli gabungan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Tenjo Iptu Hendrik Hartono. Sebelum patroli, seluruh personel mengikuti apel bersama sebagai bagian dari persiapan pengamanan dan pencegahan potensi karhutla di wilayah hukum Polsek Tenjo.
Sebanyak 22 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari tujuh personel Polsek Tenjo, empat anggota Satpol PP Kecamatan Tenjo, serta 11 personel Perhutani Tenjo.
Patroli menyasar sejumlah kawasan kehutanan yang dinilai memiliki potensi terjadinya kebakaran, khususnya lahan yang mudah terbakar saat kondisi cuaca panas dan kering.
Kapolsek Tenjo Iptu Hendrik Hartono mengatakan, langkah pencegahan perlu dilakukan sebelum munculnya titik api di kawasan hutan dan lahan.
“Kami tidak mau menunggu ada api baru bergerak. Pencegahan karhutla jauh lebih murah daripada memadamkan. Ini demi udara bersih untuk anak-anak kita,” ujar Hendrik.
Selain melakukan pemantauan, petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar kawasan kehutanan.
Warga diminta tidak membakar daun kering, rumput kering maupun sampah di sekitar kawasan hutan. Kebiasaan membakar sampah secara sembarangan dinilai dapat memicu api merambat ke area yang lebih luas, terutama ketika kondisi vegetasi dalam keadaan kering.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di kawasan yang banyak terdapat material mudah terbakar.
“Satu puntung rokok atau satu kali bakar sampah bisa jadi kebakaran besar. Hutan terbakar, asapnya masuk ke rumah kita, anak-anak bisa ISPA,” pesan petugas kepada warga.
Patroli gabungan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga mengaku merasa lebih tenang dengan adanya kegiatan pemantauan secara langsung di kawasan kehutanan, terutama di tengah kekhawatiran terjadinya kebakaran saat musim kemarau.
Kegiatan patroli sekaligus menjadi upaya memperkuat sinergi antara kepolisian, Perhutani dan pemerintah kecamatan dalam mencegah karhutla. Peran masyarakat juga dinilai penting karena sebagian besar aktivitas di sekitar kawasan hutan bersinggungan langsung dengan lingkungan dan lahan yang rawan terbakar.
Dengan patroli dan edukasi secara berkala, potensi munculnya titik api di wilayah Tenjo diharapkan dapat ditekan sejak dini.
Editor: Ifan Jafar Siddik