Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gelorakan Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Gelar FGD
Advertisement . Scroll to see content

Pelajar Bogor Diajak Rancang Helm Berbasis AI, Dorong Kesadaran Keselamatan Berkendara

Sabtu, 19 September 2026 | 15:26 WIB
  • author Andi Firmansyah
Pelajar Bogor Diajak Rancang Helm Berbasis AI, Dorong Kesadaran Keselamatan Berkendara
Pelajar SMP di Bogor mengikuti program desain helm berbasis AI yang dikemas sebagai edukasi keselamatan berkendara dan kampanye penggunaan helm. Foto: iNewsBogor.id

BOGOR, iNewsBogor.id – Kesadaran keselamatan berkendara di kalangan pelajar menjadi perhatian dalam program edukasi yang digelar MCI bersama Hiroto Motor. Sejumlah siswa SMP di Kota dan Kabupaten Bogor diajak mengikuti kontes desain helm dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Program tersebut tidak hanya mengajak pelajar berkreasi, tetapi juga diarahkan untuk membangun kebiasaan menggunakan helm saat bepergian menggunakan sepeda motor maupun sepeda listrik.

Presiden Direktur MCI, Yamakawa Kazuhiko, mengatakan program tersebut dirancang agar pelajar memiliki pengalaman langsung dalam membuat desain helm yang mereka sukai.

“Tujuan program ini adalah untuk mendorong siswa mendesain helm lucu mereka sendiri, membuat mereka merasa nyaman mengenakannya sebagai aksesori fesyen,” ujar Yamakawa kepada wartawan, Sabtu (19/9/2026).

Menurutnya, pelajar akan menggunakan teknologi AI generatif untuk membuat desain helm sesuai ide masing-masing. Desain tersebut kemudian diunggah melalui media sosial yang telah ditentukan dalam program.

Desain yang terpilih nantinya akan dikembangkan menjadi helm fisik sehingga peserta dapat melihat hasil kreasinya dalam bentuk produk nyata.

Yamakawa mengatakan program tersebut berangkat dari kekhawatiran terhadap keselamatan anak muda saat menggunakan kendaraan roda dua.

Ia menyebut jenjang SMP dipilih karena menjadi salah satu fase ketika aktivitas anak mulai semakin luas, sementara penggunaan sepeda motor sebagai sarana mobilitas juga cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Ketika kami berbicara dengan guru dan orang tua siswa SMP, mereka menyatakan kekhawatiran bahwa siswa tidak mengenakan helm selama perjalanan mereka,” katanya.

Menurut Yamakawa, helm merupakan perlengkapan penting dalam berkendara karena dapat mengurangi risiko cedera serius ketika terjadi kecelakaan.

Namun, penggunaan helm menurutnya tidak cukup hanya didorong melalui aturan. Kesadaran untuk mengenakannya juga perlu dibangun sejak usia sekolah.

Karena itu, pendekatan yang digunakan dalam program tersebut menggabungkan edukasi keselamatan dengan kreativitas. Pelajar tidak hanya diberikan pemahaman mengenai pentingnya helm, tetapi juga diajak menciptakan desain yang mereka sukai.

Konsep tersebut diharapkan dapat membuat helm tidak hanya dipandang sebagai perlengkapan wajib ketika berkendara, tetapi juga menjadi bagian dari gaya personal yang membuat pelajar merasa nyaman menggunakannya.

“Dengan membuat desain yang lucu dan menarik, yang dapat digunakan layaknya fashion atau aksesori sesuai dengan ide mereka sendiri, kami berharap siswa dapat memiliki rasa suka dan keterikatan terhadap helm tersebut,” ujar Yamakawa.

Menurut dia, keterikatan tersebut diharapkan dapat membantu membentuk kebiasaan menggunakan helm setiap kali berkendara.

Program kontes desain helm berbasis AI ini melibatkan sejumlah sekolah tingkat SMP di Kota dan Kabupaten Bogor. Selain menjadi ruang kreativitas, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkenalkan penggunaan teknologi AI secara positif sekaligus memperkuat pesan keselamatan lalu lintas kepada pelajar.

Pada akhirnya, tujuan yang ingin dicapai bukan sekadar menghasilkan desain helm, tetapi mendorong kebiasaan menggunakan helm secara sadar dan konsisten sejak usia sekolah.

Editor: Ifan Jafar Siddik

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut