Dari Hujan ke Citylight, Kisah Camping Malam di Kaki Gunung Salak
BOGOR, iNewsBogor.id – Rencana camping tidak selalu berjalan sesuai perkiraan. Cuaca yang berubah, hujan deras hingga perjalanan malam bisa menjadi alasan untuk membatalkan keberangkatan. Namun, kondisi berbeda justru kami alami ketika memutuskan berkemah di Sarang Semut Camp, Cijeruk, Kabupaten Bogor.
Sejak siang hingga sore, hujan mengguyur wilayah Bogor dengan cukup deras. Rencana perjalanan dari Bogor Kota menuju lokasi camping pun sempat diragukan.
Apalagi, perjalanan kali ini dilakukan berlima dan salah satunya adalah seorang bocah berusia 4 tahun.
Kekhawatiran sempat muncul. Dalam kondisi hujan deras, perjalanan menuju kawasan camping tentu membutuhkan pertimbangan lebih, terutama karena lokasi berada di kawasan perbukitan dengan akses yang harus dilalui secara hati-hati.
Namun, sekitar pukul 21.00 WIB, hujan akhirnya reda.
Keputusan pun dibuat. Kami tetap berangkat.
Perjalanan dari Bogor Kota menuju Cijeruk dimulai ketika sebagian aktivitas masyarakat mulai berkurang.
Sebelum menuju lokasi, kami menyempatkan diri membeli sejumlah bahan makanan untuk makan malam. Daging untuk barbeque, beberapa bahan pelengkap dan mie instan masuk ke dalam daftar belanja.
Makanan sederhana tersebut nantinya menjadi bagian dari cerita malam di camping ground.
Perjalanan menuju Sarang Semut Camp berlangsung dalam suasana malam. Sesekali sisa hujan masih terlihat di jalan, sementara udara semakin terasa dingin ketika memasuki kawasan Cijeruk.
Sarang Semut Camp berada di Kampung Sukoi/Pasir, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, di kawasan kaki Gunung Salak.
Sejumlah informasi mengenai tempat ini menyebutkan Sarang Semut Camp sebagai lokasi camping yang menawarkan suasana alam sekaligus panorama lampu kota Bogor pada malam hari. Informasi mengenai lokasi dan akses juga dipublikasikan sejumlah media wisata.
Editor: Ifan Jafar Siddik