Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Guruh Soekarnoputra, Putra Bung Karno Mengabdikan Hidup untuk Seni dan Budaya Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Cuma Rimba Hijau, Kebun Raya Bogor Jadi Sasar Gelanggang Silat Tradisi

Rabu, 30 September 2026 | 09:16 WIB
  • author Ifan Jafar Sidik
Bukan Cuma Rimba Hijau, Kebun Raya Bogor Jadi Sasar Gelanggang Silat Tradisi
Festival Pencak Silat Seni Tradisi Kebun Raya Bogor Cup IV 2026 digelar di Kebun Raya Bogor, 25–27 September 2026, sebagai ajang pelestarian pencak silat dan regenerasi budaya. Foto: iNewsBogor.id/ Ifan Jafar Sidik

BOGOR, iNewsBogor.id — Kebun Raya Bogor tak hanya menjadi ruang konservasi dan penelitian tumbuhan. Kawasan bersejarah tersebut juga menjadi panggung pelestarian budaya melalui Festival Pencak Silat Seni Tradisi Kebun Raya Bogor Cup IV 2026 yang digelar pada 25–27 September 2026.

Mengusung tema “Pencak Silat untuk Memperkuat Martabat Bangsa”, festival ini mempertemukan ratusan pesilat dari berbagai perguruan di Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, hingga Lampung.

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan sekaligus menjaga keberlanjutan pencak silat seni tradisi kepada generasi muda.

Pencak silat sendiri telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada 2019. Nilai yang terkandung di dalamnya tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bela diri, tetapi juga mencakup disiplin, sportivitas, persaudaraan, penghormatan, serta pembentukan karakter.

Ketua Panitia Festival Pencak Silat Seni Tradisi Kebun Raya Cup IV, Drs. H. M. Helmi Sutikno, M.M., M.B.A. atau Apih Helmi, mengatakan pencak silat memiliki nilai yang lebih luas daripada sekadar kemampuan bertanding.

“Pencak silat memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar kemampuan bertanding. Di dalamnya ada disiplin, penghormatan, persaudaraan, sportivitas, dan karakter. Nilai-nilai seperti ini yang penting untuk terus diwariskan,” ujarnya.

Festival tersebut juga menjadi ruang pertemuan lintas generasi. Peserta berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari prausia dini, usia dini, praremaja, remaja, dewasa, pembina, hingga sesepuh.

Adapun kategori yang dipertandingkan mencakup tunggal, ganda, regu, dan cerita pencak silat.

Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa keberlangsungan pencak silat tidak hanya bergantung pada kompetisi, tetapi juga pada proses regenerasi. Pesilat muda mendapat kesempatan mempelajari tradisi, sementara generasi senior dapat meneruskan pengalaman dan nilai-nilai pencak silat kepada generasi berikutnya.

Semangat persaudaraan dan persatuan juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan melalui Prasetya Pesilat Indonesia, yang menekankan kecintaan terhadap bangsa dan tanah air serta nilai kebenaran, kejujuran, dan keadilan.

Pemilihan Kebun Raya Bogor sebagai lokasi kegiatan memberikan konteks tersendiri. Kebun Raya Bogor yang didirikan pada 18 Mei 1817 memiliki sejarah panjang dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, pendidikan, dan konservasi tumbuhan di Indonesia.

Kini, kawasan tersebut juga menjadi ruang bagi kegiatan masyarakat yang memiliki nilai edukasi dan budaya.

Bagi PT Mitra Natura Raya (MNR) selaku mitra pengelolaan pelayanan publik Kebun Raya Bogor, penyelenggaraan festival pencak silat menjadi bagian dari upaya menghadirkan aktivitas yang melibatkan masyarakat sekaligus memiliki nilai edukasi dan budaya.

Rangkaian kegiatan festival juga menghadirkan demonstrasi pencak silat seni tradisi serta penampilan sejumlah tokoh pencak silat Jawa Barat.

Lebih dari sekadar pertunjukan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk melihat secara langsung bagaimana sebuah tradisi dipelajari, dipraktikkan, dan diwariskan.

Di tengah lanskap bersejarah Kebun Raya Bogor, gerak para pesilat menjadi gambaran bahwa pelestarian budaya membutuhkan regenerasi dan ruang untuk terus berkembang. Pencak silat akan tetap hidup ketika generasi muda mengenalnya, mempelajarinya, dan meneruskan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Editor: Ifan Jafar Siddik

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut