5 Bulan Disandera Perompak Somalia, Kisah Haikal Fikri Selamat Usai Pura-Pura Mati Saat Ditembak
"Waktu itu saya merasa keselamatan saya benar-benar terancam. Saya berusaha tidak bergerak dan berpura-pura sudah meninggal. Saya hanya berharap mereka tidak menyerang saya lagi. Saya tidak tahu apakah masih bisa selamat atau tidak, tetapi saat itu saya berusaha bertahan," ujarnya.
Melihat korban tergeletak, para perompak menutupi tubuh Haikal menggunakan kain sebelum meninggalkannya di lokasi. Tindakan tersebut membuat Haikal berhasil bertahan hidup di tengah situasi berbahaya.
Menjalani Pemulihan di Rumah
Setelah berhasil selamat dari insiden penyanderaan, Haikal kembali ke Indonesia dan menjalani pemulihan akibat luka yang dialaminya. Tim medis turut memeriksa kondisi korban di kediamannya.
Kepulangan Haikal menjadi perhatian keluarga dan warga sekitar. Sejumlah tetangga berdatangan untuk menjenguk sekaligus memberikan dukungan kepada korban yang masih membutuhkan perawatan.Aparatur kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengunjungi kediaman Haikal untuk memberikan dukungan moril kepada korban dan keluarganya.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dia bisa kembali. Setelah sekian lama menunggu dengan rasa khawatir, akhirnya kami bisa melihat dan mendampingi dia secara langsung. Kami ingin dia fokus menjalani perawatan sampai kondisinya benar-benar membaik," ujar Andri, perwakilan keluarga korban.
Editor: Furqon Munawar