Unpar Buka Kampus di Bogor, Siapkan 2 Prodi untuk Kebutuhan Industri dan Pembangunan
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyambut pembukaan kampus Unpar dan menilai kedua program studi tersebut relevan dengan kebutuhan pembangunan serta perkembangan teknologi.
Menurut Dedie, kompetensi di bidang arsitektur tetap dibutuhkan seiring dengan perencanaan dan pembangunan berbagai fasilitas maupun kawasan di Kota Bogor.
“Dua program studi ini akan dibutuhkan untuk masa depan. Arsitektur akan tetap diperlukan sampai kapan pun, termasuk di Bogor,” kata Dedie.
Ia juga menyoroti pendekatan ramah lingkungan yang menjadi salah satu fokus Smart Green Industrial Systems. Penguasaan teknologi industri yang memperhatikan keberlanjutan dinilai penting dalam menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja.
Dedie berharap pendidikan tinggi di bidang arsitektur juga dapat membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh kompetensi dan sertifikasi profesi sesuai ketentuan yang berlaku, khususnya dalam sektor jasa konstruksi.
Dengan dukungan kompetensi profesional, lulusan diharapkan tidak hanya menguasai aspek akademik, tetapi juga memiliki kualifikasi yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja.
“Kalau sekarang sudah ada ilmunya dan bidang studinya di sini, sekalian saja ditambah proses supaya mereka punya sertifikasi, bisa langsung bekerja, membantu, dan mempermudah proses,” pungkasnya.
Kehadiran kampus Unpar di Kota Bogor diharapkan memperluas pilihan pendidikan tinggi bagi masyarakat. Namun, kontribusi jangka panjangnya akan bergantung pada kesiapan penyelenggaraan pendidikan, kualitas lulusan, serta realisasi kolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor industri.
Editor: Ifan Jafar Siddik