Debt Collector Berulah, Sahabat Polisi Desak Polri Periksa SOP Usaha Jasa Tagih Beri Sanksi Tegas

Furqon Munawar
Ketua Umum Sahabat Polisi Indonesia, Fonda Tangguh saat menyerahkan vandel pada pihak Polri. (Foto : Istimewa)

Lebih dari itu, bagi Fonda, soal gaya penagihan yang dilakukan debt collector belakangan ini semakin meresahkan. Mantan aktivis Mahasiswa ini bahkan mengaku organisasinya akan berupaya mendesak pemberian sanksi bagi perusahaan-perusahaan penagihan yang tidak menjalankan etika penagihan dengan baik.

“Oknum polisi saja mereka perlakukan begitu, apalagi masyarakat biasa. Ini tidak bisa dibiarkan. Perusahaan-perusahaan penagihan ini harus dikenai sanksi. Berikan sanksi keras bagi perusahaan penagihan yang tidak bisa mengatur para pekerjanya untuk melakukan penagihan dengan baik,” tutur Fonda.

Seperti diketahui, Aiptu FN terpaksa menembak dan menusuk debt collector di Palembang yang berusaha merampas mobilnya. Dalam pemeriksaan Polda Sumsel, Aiptu FN mengaku terpaksa melakukan tindakan tersebut karena merasa terancam dengan kawanan debt collector yang menghadang dan menggedor-gedor kaca mobil yang ditumpanginya. Video penagihan tanpa itikad baik tersebut beredar luas di sosial media.



Editor : Furqon Munawar

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network