Akhiri Dualisme, Kadin Jabar Gelar Musprov Februari 2025 demi Legitimasi dan Persatuan

Ifan Jafar Siddik
Akhiri Dualisme, Kadin Jabar Gelar Musprov Februari 2025 demi Legitimasi dan Persatuan Caretaker Ketua Kadin Jabar, Agung Suryamal Sutisna, berdiskusi dengan para senior Kadin Jabar di Hotel Asrilia, Bandung, guna membahas persiapan Musprov Februari 2025 dan upaya menyatukan kembali Kadin Jabar. Foto: iNewsBogor.id/ Istimewa

BOGOR, iNewsBogor.id – Setelah Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu, Kadin Jawa Barat (Jabar) akan segera menyelenggarakan Musyawarah Provinsi (Musprov) pada Februari 2025. Langkah ini bertujuan untuk mengukuhkan legalitas organisasi dan mengakhiri dualisme kepemimpinan di Kadin Jabar.

Sebagai persiapan menuju Musprov, Caretaker Ketua Kadin Jabar, Agung Suryamal Sutisna, mengundang puluhan senior Kadin Jabar dalam sebuah pertemuan di Hotel Asrilia, Bandung, pada Senin, 3 Februari 2025. Dalam diskusi tersebut, Agung meminta masukan dari para senior terkait arah Kadin Jabar ke depan.

Menurut Agung, penyelenggaraan Musprov ini merupakan mandat dari Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, yang baru saja dikukuhkan untuk periode 2024-2029. Sejalan dengan itu, Kadin daerah, termasuk Kadin Jabar, harus menyesuaikan agar tidak terjadi dualisme kepemimpinan.

“Saya sebagai caretaker bersama beberapa pengurus yang ditunjuk oleh Kadin Indonesia mendapat perintah langsung untuk menyelenggarakan Musprov Kadin Jabar. Kami ingin merangkul semua pihak agar Kadin Jabar kembali bersatu,” ujar Agung.

Agung juga mengajak Almer Faiq Rusydi, yang sebelumnya menggugat kepemimpinan Anindya Bakrie, untuk turut serta dalam Musprov. Bahkan, ia menyampaikan bahwa seluruh biaya penyelenggaraan Musprov akan ditanggung oleh Caretaker Kadin Jabar dan Kadin Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, para senior Kadin Jabar mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap dinamika yang terjadi. Mantan Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Jabar periode 2019-2024, Herman Muchtar, menyesalkan adanya pemaksaan pelaksanaan Musprov pada 15 Oktober 2024.

Ia menilai keputusan tersebut cacat hukum karena dilakukan tanpa koordinasi dengan Dewan Pertimbangan dan Dewan Penasehat, yang sebelumnya meminta penundaan hingga Desember 2024.

“Sayangnya, ada pihak yang tidak sabar sehingga Musprov 15 Oktober menjadi cacat hukum atau ilegal,” ujar Herman.

Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan Pasal 7 Ayat (2) PO Kadin Skep/282/DP/IX/2023 tentang Penyelenggaraan Musprov, penentuan waktu dan tempat Musprov menjadi tanggung jawab Kadin Provinsi, bukan Kadin Indonesia. 

Selain itu, dalam pelaksanaannya, Musprov 15 Oktober 2024 tidak memenuhi ketentuan organisasi, seperti tidak adanya konvensi Anggota Luar Biasa (ALB), ketidakhadiran sejumlah tokoh Kadin Jabar, serta tidak disampaikannya laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2019-2024 sebagaimana diatur dalam Keputusan Presiden (Keppres) No. 18 Tahun 2022.

Mantan Ketua Kadin Jabar, Cucu Sutara, mendukung langkah yang diambil oleh Agung Suryamal dalam menyelenggarakan Musprov Februari 2025. Menurutnya, Agung telah bertindak bijaksana dengan mengajak semua pihak untuk bersatu melalui forum yang sah sesuai aturan organisasi.

“Saya berharap Musprov ini bisa menjadi momentum untuk menyatukan kembali Kadin Jabar. Bagaimanapun, Kadin di bawah kepemimpinan Anindya Bakrie adalah sah, sehingga Musprov yang akan digelar Februari 2025 juga memiliki legitimasi,” tutur Cucu.

Ia menekankan bahwa Musprov mendatang harus berlangsung sesuai dengan peraturan organisasi agar tidak menimbulkan polemik baru. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Dewan Penasehat Kadin Jabar, Barkah Hidayat, juga memaparkan kronologi terpilihnya Anindya Bakrie dalam Munaslub di Jakarta dan implikasinya bagi Kadin daerah, termasuk Kadin Jabar, Kadin Kabupaten/Kota, serta Anggota Luar Biasa (ALB).

Dengan digelarnya Musprov Februari 2025, diharapkan Kadin Jabar kembali solid dan mampu menjalankan fungsinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan dunia usaha di Jawa Barat.

Editor : Furqon Munawar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update