Tulisan Lepas Oleh: Rifa Amrie Maslan
Mahasiswa semester 4 Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor, yang berfokus pada bidang jurnalistik
SUASANA Ramadhan 2026 yang hangat terasa sejak pagi di halaman Masjid An-Nur, Kebon Pedes, Kota Bogor. Sejumlah mahasiswa mengenakan atribut panitia tampak sibuk mempersiapkan berbagai perlengkapan acara, sementara anak-anak dan remaja mulai berdatangan dengan penuh antusias.
Hari itu menjadi awal dari kegiatan Serampi 2026 (Semarak Ramadhan Bersama KPI) yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (Hima KPI) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor. Program Ramadhan yang berlangsung selama 1–7 Maret 2026 ini menghadirkan beragam kegiatan bernuansa edukatif, dakwah, serta aksi sosial bagi masyarakat sekitar.
Acara pembukaan ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan Serampi 2026. Sejak hari pertama, kegiatan ini langsung menarik perhatian masyarakat dan diikuti sekitar 180 peserta, mayoritas berasal dari kalangan anak-anak dan remaja di lingkungan sekitar masjid.
Ketua Pelaksana Serampi 2026, Noor Dzaky, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya mahasiswa untuk menghadirkan kegiatan Ramadhan yang tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Serampi ini kami rancang sebagai wadah pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kami ingin Ramadhan tidak hanya diisi dengan ibadah, tetapi juga dengan kegiatan edukatif, dakwah, dan aksi sosial yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Dzaky.
Menurutnya, rangkaian kegiatan Serampi disusun dengan konsep yang melibatkan masyarakat secara aktif, sehingga tercipta suasana Ramadhan yang lebih hidup dan penuh kebersamaan.
“Kami membuat beberapa program utama seperti KPI Mengabdi, KPI Berdakwah, KPI Berbagi, dan KPI Competition. Setiap program memiliki tujuan yang berbeda, tetapi semuanya memiliki satu semangat yang sama, yaitu menyemarakkan Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat,” katanya.
Dzaky juga mengaku cukup terkejut dengan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Awalnya kami memperkirakan pesertanya tidak akan terlalu banyak. Namun ternyata antusiasme masyarakat sangat tinggi. Alhamdulillah, peserta yang ikut mencapai sekitar 180 orang,” ujarnya.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
