Panja Vaksinasi Mengaku Desak Menkes Soal Penggunaan Vaksin Halal

Furqon Munawar
Anggota Komis IX DPR RI sekaligus Panja Vaksinasi, Nur Fadlilah. FOTO: ist

JAKARTA - Anggota Panitia Kerja (Panja) Vaksinasi sekaligus anggota Komisi IX DPR-RI, Nur Nadlifah menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan vaksin halal dalam rapat Panja Vaksinasi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Asikin. Nadifa mengatakan semua aspirasi umat Islam tentang vaksinasi sudah disampaikan dan ditanyakannya kepada Menkes Budi.

"Semua, kami tanyakan ke Menkes. Mulai dari desakan prioritas vaksin halal, stok vaksin hingga biaya importasi vaksin," paparnya pada redaksi, Rabu (23/3) malam.

Anggota parlemen dari Dapil Jawa Tengah ini bahkan menanyakan perihal penggunaan vaksin lanjutan (booster) Sinovac yang hanya digunakan untuk usia 6 - 11 tahun. Menurutnya, Kementerian Kesehatan semestinya mempertimbangkan booster Sinovac bagi mereka yang memang sudah menggunakan sinovac sebagai vaksin primer. 

"Soal booster Sinovac juga ditanyakan. Mengapa jenis ini tidak dipakai untuk orang dewasa yang dulu gunakan Sinovac sebagai vaksin primer," ungkapnya.Meski demikian, terkait desakan prioritas vaksin halal, Nadlifah mengaku jawaban Menkes masih sangat normatif. Politisi PKB ini menyebut hingga kini belum ada jawaban yang memuaskan atas pertanyaan tersebut.

Editor : Hilman Hilmansyah

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network