3. Respons RSUD: Utang Demi Layanan Publik
Menanggapi situasi tersebut, Direktur Utama RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir, membantah jumlah utang yang diberitakan telah mencapai Rp104 miliar.
“Kami usahakan yang terbaik. Insya Allah, utang RSUD Kota Bogor masih dalam batas yang bisa dikendalikan,” ujarnya singkat.
4. Penjelasan Wali Kota Bogor
Wali Kota Bogor Dedie Rachim, memberikan penjelasan terkait kondisi keuangan rumah sakit tersebut. Menurutnya, salah satu masalah utama yang mempengaruhi keuangan RSUD adalah keterlambatan pembayaran dari BPJS Kesehatan.
"BPJS memang belum dibayar, dan saya telah memerintahkan direksi RSUD untuk segera mengambil langkah-langkah administrasi yang diperlukan agar pembayaran tersebut dapat segera diselesaikan. Namun, kami masih menunggu konfirmasi terkait jumlah utang yang harus dibayar. Jadi, apabila dikatakan RSUD merugi, saya rasa hal itu tidak sepenuhnya tepat jika BPJS dibayar tepat waktu," ujar Dedie kepada iNewsBogor.id, Selasa (22/7/2025).
Wali Kota Bogor juga menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan rapat bersama jajaran direksi RSUD untuk menyusun langkah-langkah lebih lanjut guna menyelesaikan masalah keuangan ini.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
