TAJURHALANG, iNewsBogor.id — Harapan warga Kabupaten Bogor agar mega proyek Jalan Bojonggede Kemang (Jalan Bomang) menjadi penghubung antara Jalan Raya Jakarta–Bogor dan Jalan Raya Parung tampaknya belum terwujud dalam waktu dekat.
Proyek senilai Rp31,513 miliar yang berlokasi di Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor itu belum rampung dikerjakan oleh kontraktor PT Trimanunggal Karya hingga batas waktu kontrak, yakni 31 Desember 2025. Hingga kini, progres pembangunan baru mencapai sekitar 75 persen.
Padahal, berdasarkan jadwal kontrak yang tercantum pada papan informasi proyek, pekerjaan seharusnya telah selesai pada akhir Desember 2025. Kondisi ini mengindikasikan adanya keterlambatan pelaksanaan proyek.
Mandor Proyek PT Trimanunggal Karya, Yana, mengakui proyek Jalan Bomang belum selesai hingga tenggat waktu tersebut. Ia menyebut beberapa faktor menjadi penyebab keterlambatan.
“Pertama karena faktor cuaca, kedua keterbatasan pengadaan material berupa batu akibat penutupan lokasi penambangan oleh Gubernur KDM, serta adanya penyempitan pada ruas jalan yang dibangun,” ujar Yana kepada iNews.id, Senin (5/1/2026).
Menurut Yana, kontraktor telah mendapatkan perpanjangan waktu melalui adendum kontrak hingga akhir Januari 2026.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
