Gas berbahaya tersebut diduga terperangkap di dalam lubang tambang, sehingga menyulitkan para penambang untuk keluar dan menyebabkan mereka mengalami gangguan pernapasan.
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, tim SAR, pemadam kebakaran, TNI, Polri, serta unsur Forkopimda masih bersiaga di posko penanganan yang didirikan di Koramil Kecamatan Nanggung. Tim gabungan menunggu kondisi cuaca dan situasi lapangan membaik sebelum melanjutkan upaya evakuasi secara maksimal.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas penambangan ilegal, mengingat risiko keselamatan yang tinggi serta potensi dampak lingkungan dan hukum yang ditimbulkan. Aparat juga menegaskan bahwa keselamatan jiwa menjadi prioritas utama dalam proses penanganan kejadian ini.
Perkembangan lebih lanjut terkait kondisi korban dan hasil evakuasi akan disampaikan setelah ada informasi resmi dari pihak berwenang.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
