Ia juga membantah anggapan bahwa Pemkot Bogor sengaja membiarkan jabatan struktural kosong dalam waktu lama. Menurutnya, pelantikan pejabat telah beberapa kali dilakukan, meski belum mencakup seluruh posisi yang tersedia.
“Kami sudah beberapa kali melaksanakan pelantikan, hanya saja memang belum secara keseluruhan,” tegasnya.
Terkait isu lambannya pengelolaan sumber daya manusia ASN, Denny menepis tudingan bahwa Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor bekerja tidak optimal.
“BKPSDM sudah bekerja maksimal. Saat ini tinggal menunggu proses di BKN,” ujarnya.
Denny berharap pertek dari BKN dapat segera diterbitkan sehingga pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemkot Bogor bisa dilaksanakan dalam waktu dekat dan tidak terus menjadi polemik di tengah masyarakat.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
