Awalnya, beredar informasi di media sosial bahwa terduga pelaku merupakan anggota Paspampres. Namun, tuduhan tersebut langsung dibantah tegas oleh Asisten Intelijen Komandan Paspampres (Asintel Danpaspampres), Kolonel Inf Mulyo Junaidi.
Junaidi mengklarifikasi bahwa setelah dilakukan pengecekan internal, terduga pelaku merupakan anggota Denma Mabes TNI.
"sudah kami cek, yang bersangkutan bukan anggota paspampres, melainkan anggota Denma Mabes TNI atas nama Kapten CPM A," jelas Junaidi.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
