Dedie juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan PLTS atap pertama berkapasitas besar di Kota Bogor. Ia berharap penerapan energi surya di Botani Square dapat menjadi model bagi pemerintah maupun pusat perbelanjaan lain untuk beralih ke energi terbarukan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya sosialisasi dan edukasi dari PLN guna memperluas pemanfaatan energi surya di masyarakat. Menurutnya, Indonesia memiliki paparan sinar matahari sepanjang tahun yang menjadikan PLTS sebagai alternatif energi paling realistis untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan bahan bakar impor.
Dedie menambahkan, optimalisasi konsep green building di Botani Square juga perlu diimbangi dengan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir. Saat ini, pengangkutan sampah Kota Bogor ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga masih didominasi sisa makanan.
“Jika pengolahan sampah dapat dilakukan sejak dari sumbernya, maka suplai sampah ke hilir bisa berkurang. Bila Botani Square mampu menerapkannya, maka akan semakin lengkap sebagai green corporation yang mendukung Indonesia hijau,” tutupnya.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
