Memahami Fiqih Ramadhan, Panduan Ibadah agar Puasa Lebih Bermakna

Ifan Jafar Siddik
Ilustrasi Ramadhan 2026. Foto: Istimewa

Ramadhan sebagai Madrasah Ketakwaan

Nabi Muhammad SAW menegaskan nilai spiritual puasa:

“Puasa adalah perisai. Jika salah seorang di antara kalian berpuasa, maka jangan berkata kotor dan jangan berbuat bodoh.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa esensi puasa adalah pengendalian diri dan perbaikan akhlak.

Dengan memahami fiqih Ramadhan berdasarkan Al-Qur’an dan hadis sahih, umat Islam diharapkan mampu menjalankan ibadah puasa secara benar, khusyuk, dan penuh makna, sehingga tujuan akhir Ramadhan—menjadi pribadi bertakwa—dapat terwujud dalam kehidupan sehari-hari.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Sebelumnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network