Senada dengan hal itu, Guru Besar Teknik Sipil dan Lingkungan IPB University sekaligus tim pakar Eiger Adventure Land, Arief Sabdo Yuwono, menyoroti pentingnya perubahan sistem yang lebih menyeluruh. Beliau menjelaskan, “Permasalahan sampah tidak bisa lagi diselesaikan dengan pendekatan konvensional seperti open dumping.
Diperlukan perubahan sistem pengelolaan sampah mulai dari sumbernya, termasuk kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta penguatan sistem pengelolaan yang lebih berkelanjutan.”
Menyikapi kompleksitas tersebut, Eiger Adventure Land berkomitmen untuk terus mendorong program pengelolaan sampah di Megamendung secara berkelanjutan. Selain berperan sebagai mitra dan fasilitator, mereka juga fokus mengedukasi masyarakat agar memiliki kebiasaan mengelola sampah yang bertanggung jawab.
Ke depan, komitmen ini akan diperkuat melalui pengembangan sistem pengelolaan sampah terintegrasi guna mendukung kawasan ekowisata yang lestari sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah hulu.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
