Pelaksanaan operasi berlangsung pada 2 Mei 2026 di RS Hermina Ciawi, Bogor. Kegiatan ini melibatkan tujuh dokter spesialis mata beserta tim medis berpengalaman untuk memastikan proses berjalan aman dan optimal.
Tidak berhenti pada tindakan operasi, Summarecon juga memberikan pendampingan pascaoperasi. Pasien mendapatkan obat-obatan serta observasi lanjutan pada hari pertama (H+1) dan hari ketujuh (H+7) guna memastikan proses pemulihan berjalan baik.
Executive Director PT Summarecon Agung Tbk, Indra W. Antono, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial sekaligus bentuk kepedulian terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat.
“Kesehatan mata, khususnya penanganan katarak, masih belum sepenuhnya terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi berbagai pihak yang terlibat, mulai dari Himpunan Bersatu Teguh, Erha Clinic, tim dokter dari Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), Pemerintah Kabupaten Bogor, hingga RS Hermina Ciawi dan para relawan.
Dampak program ini terasa nyata bagi para penerima manfaat. Salah satunya Eman (41), warga Megamendung, Bogor, yang selama setahun terakhir mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
Dengan keterbatasan ekonomi, Eman bersama istrinya bahkan harus berjalan kaki menuju puskesmas untuk mengikuti proses awal pemeriksaan. Keikutsertaannya dalam program ini menjadi titik balik dalam upaya mendapatkan kembali penglihatannya.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
