Persaingan Kerja Kian Ketat, Kemnaker Gandeng UIKA Bogor Cetak SDM Unggul

Ifan Jafar Sidik
Penandatanganan MoU antara Kemnaker RI dan UIKA Bogor disaksikan Menteri Ketenagakerjaan dalam kegiatan Studium Generale, Senin (4/5/2026), sebagai langkah strategis menyiapkan lulusan siap kerja di era digital. Foto: iNewsBogor.id/ Ifan Jafar Sidik

Berdasarkan data global, sekitar 92 juta pekerjaan diprediksi akan hilang pada 2030, sementara 170 juta jenis pekerjaan baru akan muncul dengan kebutuhan keterampilan yang berbeda.

Kondisi ini menjadi tantangan bagi Indonesia, mengingat sebagian besar angkatan kerja masih didominasi lulusan pendidikan menengah dan bekerja di sektor informal.

Di sisi lain, peluang kerja terus terbuka. Realisasi investasi nasional yang mencapai ratusan triliun rupiah pada triwulan pertama 2026 mampu menyerap ratusan ribu tenaga kerja.

Namun, peluang tersebut dinilai hanya bisa dimanfaatkan oleh sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.

Yassierli juga menekankan bahwa tren rekrutmen kini telah bergeser. Dunia industri tidak lagi hanya mengandalkan ijazah sebagai tolok ukur utama.

“Ke depan, yang dilihat bukan sekadar gelar, tetapi kemampuan nyata. Skill akan menjadi kunci,” tegasnya.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network