Koalisi Keadilan menilai perjuangan Radit menjadi simbol harapan bagi anak-anak dari keluarga kecil untuk bisa ikut berkontribusi membangun institusi kepolisian.
“Kisah Radit Wibawa, anak ojol difabel, menjadi harapan sekaligus ujian bagi Polri. Apakah reformasi Polri benar-benar memberi ruang kepada rakyat kecil untuk ikut mengabdi. Institusi Polri tidak boleh hanya menjadi tempat pengabdian anak-anak orang kaya, pengusaha, atau keluarga pejabat. Polri harus menjadi rumah pengabdian bagi anak-anak keluarga miskin,” ujar Koordinator Koalisi Keadilan, Fuad Adnan.
Kisah Radit kini menjadi sorotan publik sekaligus simbol bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih cita-cita dan mengabdi kepada negara.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
