Menurut Dedie, kehadiran Mahkota Binokasih menjadi pengingat bahwa peradaban Sunda memiliki warisan sejarah yang besar dan patut dijaga bersama.Berdasarkan hasil penelitian Kementerian Kebudayaan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Mahkota Binokasih disebut berasal dari era yang sezaman dengan masa Kerajaan Majapahit.
Dedie berharap kirab budaya yang akan digelar pada Jumat malam dapat menjadi momentum mempererat persaudaraan antarwilayah di Jawa Barat sekaligus memperkuat semangat kebangsaan.
Sementara itu, Gumaran Pati Mahapatih Karaton Sumedang Larang, Rd. Lily Jamhur Soemawilaga, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kota Bogor terhadap delegasi pengawal Mahkota Binokasih.
“Ini merupakan sebuah momentum magis. Dengan adanya Kirab Milangkala Tatar Sunda ini, akan muncul fenomena baru, bagaimana keberadaan Mahkota Binokasih Sanghyang Paké bisa kembali mengikat tali kekerabatan di antara kita, bahwa kita merupakan satu saudara,” katanya.
Ia berharap kegiatan budaya tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sejarah, budaya, serta nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari identitas bangsa.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
